SIAP BACA CERITA BARU BUT GENGSTER
Sorry banget baru update lagi ehehe insyaallah soon rajin up,
anw buat yang lupa alur, bisa baca dari beberapa part sebelumnya yau
.
.
.
.
.
.
44. BERBEDA ARAH
Leon menarik kursi yang berada di sebelah Zayn kemudian menduduki kursi itu. Matanya menatap satu persatu benda didalam ruangan itu lantas bergidik ngeri. Melupakan benda benda itu Leon beralih menatap Dokter Andi
"Dok cek ni anak ye" pintanya kurang ajar. Emang ga ada sopan sopaannya si Leon ini
"Zay?" panggil dokter Andi, mengerti maksud dari sang dokter Zayn mengangguk
"Iya uda tau dia" sahut Zayn , Dokter Andi mengangguk paham kemudian menyuruh Zayn untuk berbaring dan mulai memeriksa keadaan Zayn saat ini. Setelah selesai memeriksa Dokter itu menghirup nafasnya kasar kemudian mengusap wajahnya
"Kenapa dok?" Serbu Leon panik
"Semakin parah"
Leon menatap Zayn intens. Yang di tatap hanya menampilkan wajah tanpa dosanya. Toh Zayn juga gapapa kalo harus pergi.
"Bisa sembuh ga dok?" Tanya Leon lagi
"Kecil kemungkinan , apalagi mengingat dari Zayn sendiri tidak mau untuk sembuh" Sahut Dokter Andi, Zayn mencela ucapan dokter itu
"Bukan gak mau , tapi percuma"
"Keras kepala anjing" Leon prustasi
"Mau gak mau kamu harus minum obat Zayn, akan semakin parah jika kamu terus terusan tidak meminum obat mu , yang ada ginjalmu akan kehilangan fungsinya"
Zayn mengangguk mendengarkan sejujur ia malas berurusan dengan obat obatan
***
Kini Leon menatap Zayn yang sedang mengeluarkan motornya dari Parkiran rumah sakit "Zayn"
Yang di panggil hanya membalas dengan deheman saja "Gue kasi tau yang lain ya?"
"Gausah"
"Tapi kenapa"
"Gamau ngerepotin orang banyak" Seru Zayn kemudian memasang jaket dan helm kebanggaan miliknya
"Oiya, Lo janji sama gue jangan bilang siapa siapa"
Jika kalian jadi Leon untuk saat ini, maka apa yang akan kalian lakukan?
***
Hari demi hari pun berlalu. Tak ada perkembangan dari kepribadian Zayn sebelumnya ia masih susah untuk meminum obat. Kini Zayn menatap beberapa bungkus obat di nakasnya
"Dulu waktu kecil kalo raja gamau minum obat mama selalu mikirin cara biar raja bisa minum ya ma ahaha, sekarang ga ada ya ma? raja harus mandiri"
"Apa raja bisa sembuh ma? kalo raja pergi yang jaga Lexis, nay sama papa siapa ma? raja kangen mama mau ketemu mama tapi siapa yang bakalan jaga mereka kalo raja bareng mama?"
Zayn menatap langit malam itu dengan hampa "Nanti mama dateng ya ke mimpi raja, raja mau cerita lagi sama mama"
Senyumnya mengembang kala salah satu bintang itu memberikan sinarnya, pertanda bahwa mamanya mendengar gumaman Raja
KAMU SEDANG MEMBACA
'BOUT GENGSTER (END)
Teen Fiction"Katanya kalo jodoh ketemu lagi" Kisah kita memang tidak direstui semesta, semestinya tidak dimulai sejak awal.
