SIAP BACA CERITA BARU BUT GENGSTER
.
.
.
.
.
.
21. KEMBALI BERULAH
"HAH?" Pekik Zidny nyaring, Nabil mengelus elus kupingnyaa takut budeg. Kan aneh masih muda tapi udah budeg
"Ga ga gue gamauuu!" Tolaknya
"Lo kira gue mau.?" Skak! Nabil benar benar pandai dalam men-skak lawan bicaranya
"Ya...ya kok Lo ga nolak sii" gugup Zidny. Bisa dibayangkan jika sekarang ada Leon mungkin saja ia akan bernyanyi Ya ya ya toibaaa ya toibaaa. Skip.
Nabil mengedikkan bahunya "intinya gue gamau"
"Aaaaa Terus gimana huaaaa gamauu" histeris Zidny
"Gausah lebay"
PLAK
Zidny meninju lengan Nabil "Gausah mancing emosi" Cemberutnya
Nabil beranjak berdiri, kemudian menoyor kepala Zidny "Jelek Lo kalo gitu" Kemudian berlalu pergi
"CK" Zidny mendecih, Dasar manusia Menyebalkan.
Ehh tapi tunggu, sekarang Zidny harus bagaimana. "AAAA GAMAUUU GAMAUUU" Frustasinya
"Lagian apaan sih! Ketemu gue aja gapernah sosoan ngejodohin" Umpatnya, tentu saja tertuju kepada sang ayah.
"Nyebelin nyebelinnnnnn" Zidny menghentak hentakkan kakinya
***
Zidny kembali memasuki kelas dengan wajah stressnya "ini kenapa muka lu udah kaya jidatnya Leon" tanya Fanya ketika Zidny duduk di bangkunya
"NWENG FANYA, ABWANG DENGER YAK" Teriak Leon dari sebrang sana
"IYAIN BWANG" Balas Fanya ikut ikutan
Zayn beranjak menuju bangku Zidny. Fanya tau diri lantas ia bangkit dan berjalan keluar
"Kenapa hmm?" Tanya Zayn mengelus rambut Zidny, Zidny menggeleng
"Gak. Ney gapapa" Ujarnya
"Beneran?" Tanya Zayn, Zidny mengangguk
"Oiya besok jalan yuu" Ajak Zayn mencoba mencari topik pembicaraan dengan Zidny. Karna Ini belum beberapa hari setelah masalah yang kemarin berlangsung. Jangan sampai sekarang mereka bertengkar
TING
Notifikasi Ponsel Zidny berbunyi lantas ia memeriksa Ponselny
Dad
Papa tau kamu udh dikasih tau sama Nabil, besok kamu harus seharian sama dia.! JANGAN BERANI BERANINYA NGEBANTAH!
Zidny memejamkan matanya, lantas menghirup nafas kembali
Merasa didiamkan Zayn kembali bersuara "Gimana, bisa kan?" Tanya Zaym lagi
"Hah?" Cengo Zidny "Tadi Raja bilang apa?"
Zayn menyeringit heran "Jadi kamu gak denger Ney?" Zidny menggeleng
"Banyak pikiran ya?" Tanya Zaum kembali membelai rambut Zidny lembut, Zidny mengangguk
"Yaudah aku anter ke UKS ya, biar kamu istirahat" Zidny hanya mengangguk
AAAAA PEN PUNYA COUO SEPENGERTIAN DIAA HUAAA
***
"Ahh, sikutub sekarang susah di ajak meet and great yak" Ujar Leon menududukan dirinya di sofa markas
KAMU SEDANG MEMBACA
'BOUT GENGSTER (END)
Fiksi Remaja"Katanya kalo jodoh ketemu lagi" Kisah kita memang tidak direstui semesta, semestinya tidak dimulai sejak awal.
