🐧🦮-five

4.2K 570 145
                                    

Sunghoon benar-benar belum reda emosinya ketika suara pengawal pribadinya meneriakkan kedatangan Pangeran Jaeyun, atau nama aslinya Jake, pemuda yang saat ini sangat dibencinya hingga ke ubun-ubun.

Selama ini Sunghoon mendekati Jake agar bisa mencari kelemahan dan menjalankan rencananya agar pemuda itu bertekuk lutut dan mengaku yang sebenarnya pada raja.

Namun sepertinya rencana Sunghoon harus diganti. Jake bukan lelaki yang gampang luluh dan ia cerdas untuk membaca situasi yang dihadapinya.

Lambat laun Jake pasti sadar akan keanehan Sunghoon. Lalu buat apa Sunghoon memasang topeng malaikat lagi pada Jake.

Malam ini, Sunghoon akan menunjukkan yang sebenarnya pada pemuda pembohong itu dan melihat bagaimana Jake meraung memohon di bawah kendalinya.

Sunghoon tetap membiarkan ruangannya yang kini dipenuhi barang-barang pecah. Tak peduli akan tatapan Jake yang mendadak bingung dengan kondisi bilik Sunghoon yang seperti kapal pecah.

Jake hanya berdiri diam di ambang pintu ketika Sunghoon dengan suara yang dingin menyuruhnya masuk.

Sebelumnya Sunghoon telah memberitahu rencananya malam ini pada pelayan pribadinya.

Maka saat Jake telah memasuki ruangan Sunghoon dengan hati-hati, semua pelayan dan pengawal segera beranjak ke luar.

Jake makin bingung saat ia mendengar pintu yang dikunci dari luar.

Mereka hanya akan makan malam, bukan?

Jake yang merasa atmosfer di ruangan ini sangat aneh segera saja menyadari adanya sesuatu yang tidak beres. Dengan tergesa-gesa Jake memundurkan langkah hendak ke luar.



GREB!



Sunghoon dengan gampang meraih Jake dan membekap mulutnya. Menyeret pemuda yang kini meronta-ronta mencoba melepaskan diri.

Sunghoon membuka tirai tempat dimana kasurnya berada lalu dengan segera menghempas tubuh Jake disana.

"Apa yang kau lakukan, Paman?!" Jake beringsut menjauhi Sunghoon yang mulai mendekatinya.

Gerakan Jake untuk menghindar terlalu lamban dan kini Sunghoon sudah menindihnya.

Tenaga Jake tidak sebanding dengan Sunghoon yang merupakan pangeran terlatih hingga saat ia akan berteriak Sunghoon dengan cekatan melumat rakus bibirnya.

Kedua tangan Jake diikat cepat oleh Sunghoon dengan tali yang sudah dipersiapkannya.

Sunghoon cukup kewalahan dengan aksi Jake yang mencoba memberontak, tak ingin rencananya terganggu ia segera menyumpal mulut Jake dengan sebuah kain.

Jake benar-benar tak berdaya saat kedua tangannya telah terikat apik dan menggantung di pilar kokoh yang ada di kepala kasur.

Tenggorokan Jake mulai terasa sakit karena berusaha berteriak yang sama sekali tak membuahkan hasil.

Sunghoon menyeringai dan berdiri dihadapan Jake. Pemuda kecil itu terlalu mudah untuk ia urus dengan kemampuan cekatannya.

Mood Sunghoon saat ini sangat tidak bagus dan Jake kurang beruntung menemuinya di saat seperti ini. Sunghoon lupa jika ia yang mengundang Jake untuk makan malam.




































Sembari membiarkan Jake kelelahan karena memberontak, Sunghoon menyesap minuman arak yang ia simpan khusus.

"Kim Jake, apa kau tau kenapa aku melakukan ini padamu?"

[✔] Real Prince - SungjakeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang