Tantangan

16 8 2
                                        

Jangan lupa komen 💬, Vote ya

{{•••}}

Sarah menatap nana. Ia mau mencoba menantang nana balapan diarena. Ia sebenarnya mau melihat kehebatan nana bagaimana. Ia lihat-lihat ditadi malam nana kata. "Kata orang banyak. Kita tidak perlu kekuatan tapi melainkan hati. Kata orang yang saling berpasangan hati itu legenda yang paling kagum dengan kisah kasih seseorang yang mencintai lebih pada kekuatan"

Sekarang nana sedang sediri diruangan kamar mandi. Ia belum memakai pakaian dan tidak segaja ke senyam-senyum sediri,Ah salah tingkah kan jadinya.

"Hahahahaa... Nana gue mau lihat apa lo mau buat. Gue mau tantang lo tanding sama gue,na. Lo bisa tidak"gumamnya tidak jelas.

{{•••}}

Nana sedang ditaman penuh kesenangan.

"Ah.... Bunga ini indah sekali. Hati ku rasanya ingin terbang ke udara luas—"ucapnya sangat senang. terpotong kerena sarah tida-tida datang dan berjalan mendekatinya.

"nana,gue tantang lo balapan dengan gue diarena. Lo bisa tidak?" potong sarah tiba-tiba menantang nana untuk balapan.

"Maksud lo apa? Rah"Seru nana bingung.

Sarah jadi pusing sediri dengan nana.

"Orang nantang lo balapan diarena. Lo malah nanya? Gue jadi pusing, nana. Ke lo nih—

—Gue harus apa nana? Gue harus apa?"lanjur sarah pura-pura lemah lembut pada nana.

Nana masih bingung apa maksud sarah sekarang. Ia melangkah satu langkah.

"Ra... Bisa lo ulangi kata tantangan lo,lagi. Boleh?"

"Hm... Baiklah okey. Tapi kali nih jangan salah tingkah lagi"

"Okey"

"Na. Gue tantang lo untuk balapan berdua diarena. Lo bisa ?"

Nana diam sejenak memikir tawaran dari sarah.

"Okey. Gue terima tantangan lo. Tapi lo pikir yang gue kata tadi malam kan"

Kata orang banyak. Kita tidak perlu kekuatan tapi melainkan hati. Kata orang yang saling berpasangan hati itu legenda yang paling kagum dengan kisah kasih seseorang yang mencintai lebih pada kekuatan

{{•••}}

Nana dan Sarah belum pulang-pulang dari tadi. Membuat kosumi khawarti. Dimana hari ini sudah malam lagi.

Kosumi adik Sarah yang sedikit bawel.

"Dimana ya kak Sarah saat ini?" gumannya bertanya sediri.

Brum brum brum

terdengar suara motor dari bawah. Kosumi langsung segera turus kebawah untuk melihat siapa yang datang.


Tap tap tap

Kosumi membukakan pintu. Ia melihat pada gabis cantik yang sedang melepaskan helm fullnya.

bodyguard Dingin (Warnanaber || Perjodohan)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang