"Gue sayang sama lo, dengan segala kekurangan lo, kapan lo bakal nyadar kalo gue ga kasih tau". Teriak dia dengan tulus.
"Apa yang lo denger itu bener, tapi lo salah mengartikannya". Teriak dia lagi.
"Waalaikumsalam tata dari mana". Balas ayah yang sedang menonton tv.
"Ke bunda yah,ayah udah makan belum, kalo belum tata bikinin". Ucap Tata
"Iya boleh deh, tadi ayah lupa makan dipanggil pak rizal wastafel kamar mandinya mampet". Jelas ayah.
"Udah dong yah, kan tata masih ada banyak tabungan dan itu juga cukup kok, ayah jangan kerja mulu ayah harus jaga kesehatan ayah". Ucap Tata.
"Iya, tapi itu juga buat kamu sekolah kan". Balas Ayah.
"Kan tata pake beasiswa jadi gratis yah, jadi ayah gausah khawatir, mending ayah main teka teki silang aja, atau nanti kita pelihara kucing biar temenin ayah di rumah". Ucap Tata semangat.
"Ngga usah, nanti ayah sering-sering main teka teki aja". "Maafin ayah ya, seharusnya kamu hidupnya enak, kalo bukan karena kelalaian ayah pasti kamu gajadi seperti ini". Tiba-tiba ayah membicarakan topik itu lagi.
"Ayah... kan tata udah bahas ini udah dari dulu, Tata bersyukur banget punya ayah, ayah kan panutan tata ". Jelas Tata.
"Udah nih yah, Tata bikin semur jengkol masakan favorit ayah". Ucap Tata dari dapur.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Ayah yang bersyukur punya anak kayak kamu ta". Ucap ayah Tata yang duduk di meja makan yang sederhana, Tata mengambilkan piring, sendok dan nasi untuk ayahnya dan memberinya.
"Ta, kamu ngga makan?". Tanya ayah.
"Udah ko yah, yaudah tata solat dulu ya ". Dan dianggapi dengan jempol.
Tata keluar dari kamarnya, lalu melihat ayahnya yang sudah tertidur di kamarnya. Lalu melihat masih ada sisa makanan di meja makan, langsung Tata habiskan.