PART 16

424 54 5
                                    



Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar..

Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar.

Allaahu akbar walillaahil - hamd.

Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar.....

Gema takbir berkumbang dimana-mana, tanda hari kemenangan akan tiba. 30 hari sudah umat muslim di Indonesia menyelesaikan ibadah puasa ramadhan.

Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar..

Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar.

Allaahu akbar walillaahil - hamd.

Bunyi suara yang menggema melalui siaran radio. Mendengar suara takbir, tentunya tak sedikitpun umat muslim meneteskan air mata. Mereka berharap dapat kembali bertemu di Ramadhan tahun depan.

Iqbaal menghubungi keluarga terlebih dahulu, mengingat lebaran kali ini ia tidak dapat pulang ke tanah air dan juga berkumpul dengan keluarga dan sanak saudara.

"Assalamualaikum, bunda..ayah..teteh..mas adi. Minal Aidin Wal Faizin, maafin Ale ya kalo Ale punya salah baik yang disengaja maupun engga"salam Iqbaal melalui media ponsel. Mereka melakukan panggilan video, yang dimana ada sang ayah dan bunda berikut dengan sang kakak dan juga suami dari kakaknya tersebut.

"Waalaikumsalam Ale, Minal Aidin Wal Faizin juga Le"balas mereka.

"Gimana kabarnya disana?"tanya sang ayah tersenyum. Iqbaal membalas senyum tersebut

"Alhamdulillah Ale baik disini, kalian semua gimana kabarnya?"

"Baik Le, alhamdulillah"

"Bunda sedih, lebaran tahun ini kita gabisa kumpul sama-sama. Teteh juga gabisa kesini karena PSBB"

"Nanti setelah selesai urusan kuliah Ale disini, insya Allah Ale balik ke Indo Bun"

"Bunda, Ayah, Teteh dan Mas Adi. Stay Safe ya kalian disana, banyakin konsumsi vitamin"

"Kamu juga Le, jangan tugas aja yang dipikirin tapi kesehatan kamu juga"

"Siap Bos"

Banyak perbincangan yang mereka bicarakan, sampai kondisi kandungan sang kakak pun mereka bicarakan. Berlanjut berbincang dengan keluarga besar, karena mereka lebaran kali ini tidak berkumpul.

Iqbaal akan berusaha pulang untuk menemani sang kakak tercinta melahirkan buah hatinya pertama kali, meski ia tidak tau kapan waktunya tiba

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Iqbaal akan berusaha pulang untuk menemani sang kakak tercinta melahirkan buah hatinya pertama kali, meski ia tidak tau kapan waktunya tiba. Namun, sang kakak memberitahukan perkiraan melahirkannya.

Setelah selesai menghubungi keluarganya, kini Iqbaal beralih menghubungi sang kekasih yang saat ini beda negara dengannya.

Iqbaal melihat jam yang tertera di dalam ponselnya, karena perbedaan jam -+ 3 jam lamanya. Ia takut mengganggu aktifitas yang kekasihnya lakukan itu, mengingat series kekasihnya yang sudah tayang mungkin saja kekasihnya sedang sibuk mempromosikannya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Sep 01, 2021 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Hi Ibay (HIATUS!)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang