Sanzu mengangkat tubuh Rindou ke tempat tidur lalu menindihnya. Sanzu menarik dagu Rindou lalu melumat bibir Rindou dengan kasar. Sementara Rindou memejamkan matanya perlahan, menerima lumatannya dan menggigit bibir bawah Sanzu.
Sanzu melepas tautan ciumannya sekilas, dia membuka pakaiannya lalu melemparkan nya ke sembarang arah. Tangan nakal Sanzu melepas semua pakaian Rindou hingga dia tak memakai apa apa. Dia melihat penis kecil Rindou menegang, Sanzu mengelus ujungnya. Hal itu membuat Rindou menggeliat.
Sang dominan mulai mengocok penis sang submissive dengan kasar.
"akh e - eum"
"now it's your turn to shake my dick" Sanzu melepaskan celana dalamnya, lalu menuntun tangan Rindou ke miliknya.
Mau tidak mau, Rindou mengocok kejantanan milik Sanzu. Kemudian, Sanzu menghentikan tangan Rindou yang berada di penisnya lalu menyuruh Rindou untuk membuka lebar pahanya.
Tanpa aba aba, Sanzu memasukkan miliknya ke hole Rindou dalam satu hentakkan dan membiarkannya disana selama beberapa detik. Rindou mengerang, air matanya keluar.
"akh hmmph"
Melihat Rindou yang sudah tak berdaya, Sanzu mulai menghentak hentakkan miliknya dengan kasar. Rindou meringis kesakitan, dia juga menangis.
"s - stop please ugh"
Sanzu tidak membiarkan Rindou beristirahat, mereka melakukan permainan kotor itu hingga jam 2 pagi. Sanzu dan Rindou sudah terlelap, posisi tidur mereka saling berpelukan satu sama lain.
***
Karena AC nya terlalu dingin, Sanzu membuka matanya dan melihat Rindou sedang tertidur dipelukannya. Ya dia terkejut, Sanzu menyingkirkan Rindou dari pelukannya dengan pelan agar tidak membangunkan Rindou. Tapi Rindou sangat sensitif, jadi dia ikut terbangun juga.
"udah dua kali lo beginiin gua" ucapan Rindou membuat Sanzu terdiam pucat.
"ya kan gua mabuk"
"seenteng itu lo ngomongnya? kalo gua hamil gimana anjir?"
Sanzu mengedipkan matanya berulang kali dan tertawa "haha lo laki anjir! mana bisa hamil"
"tapi gua punya rahim, beda sama laki laki lain"
"oh"
cuma oh, maksut lo? mau gua gampar?
Rindou memakai pakaian semalam dengan cepat lalu pergi tanpa bilang apa apa lagi kepada Sanzu. Dia malas berbicara dengan orang tolol seperti Sanzu. Beruntung saja hari ini Rindou tidak bekerja, akibat perbuatan brutal Sanzu dirinya hampir tidak bisa berjalan.
Saat sedang bermain game, Hanma spam chat Rindou hingga notifnya jebol. Rindou sama sekali tidak terganggu.
hanmine ♡
rin
kangen
kangen banget
kangen banget banget
pengen peluk :(
huhu
eh?
ABCDEFGHIJKL
LUCU BANGET??!
ARGHHH
hehe
kangen
pengen ketemu
tapi aku sibuk :(
yaudah gapapa
kan bisa ketemu besok
__________
Dikabarkan saat ini Rindou sedang mengalami serangan jantung karena memiliki pacar yang terlalu gemas. Jarang jarang liat dom manja seperti itu hshs. Tiba tiba ada yang mengetuk pintu rumahnya, dia tidak menunggu tamu. Saat Rindou membuka pintu, mood nya langsung berubah 180°.
"ngapain lo kesini" ucap Rindou dengan memasang wajah malas
"mau ngembaliin lipstik lo nih tadi ketinggalan"
Hampir tidak ada yang mengetahui dia memakai lipstik selain dirinya, Tapi kini (?) Sanzu juga tahu. Rindou mengambil lipstiknya yang berada di tangan Sanzu, dia menutup wajahnya karena malu.
"gausah malu gitu, udah keliatan lo ukeable"
"lambemu minta diulek"
"lah emang bener, buktinya lo kalah kuat sama gua tadi malem"
"UDAH YA NJER GAUSAH DIBAHAS, CRINGE BANGET"
Rindou menutup pintu dengan kencang, sementara Sanzu cuma menggeleng melihat kelakuan Rindou. Saat Sanzu membuka pintu mobilnya, Mikey menggenggam tangannya dengan kuat. Mukanya terlihat serius dari biasanya.
"kenapa key keliatan serius bener?"
"dia siapa?" Sanzu berusaha mencerna apa yang dikatakan Mikey
"ha?"
"gausah pura pura gatau, tadi gua liat lo dikamar hotel sama orang lain"
____
kehabisan ide babi lah.
pendek sjh gpp lah yh
btw sy ga pinter bikin adegan anu anu

KAMU SEDANG MEMBACA
𝗦𝗧𝗙𝗨 : 𝐒𝐀𝐍𝐑𝐈𝐍
Fanfiction꒰ [𝐂𝐎𝐌𝐏𝐋𝐄𝐓𝐄] ꒱ 🦢✧💌‧ ˚: * ꒰ 𝐒𝐀𝐍𝐑𝐈𝐍'𝐬 𝐖𝐎𝐑𝐋𝐃𝐄𝐔 🌻 ꒱ ⩩ Sanzu Haruchiyo (dominant) x Rindou Haitani (submissive) ༉‧₊˚✧ ❝ gua hamil ini anak lo ❞ ❝ oh terus? ❞ ❝ ya tanggung jawab lah bodoh ❞ ❝ kalo gamau? ❞ ❝ gua minum ni baygon ❞...