Ketika Kim Seokjin, dokter bedah keturunan Asia, setuju untuk pergi ke Korea Selatan bersama kekasihnya, Kim Namjoon, ia membayangkan rumah sederhana, jalan-jalan keliling pedesaan, dan menghabiskan waktu bersama pria yang mungkin akan menikah denga...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. . .
Keluarga Min . Korea Selatan
Seokjin mendapati dirinya berdiri dalam serambi masuk bundar dengan lantai marmer putih-merah jambu yang berpola menyebar seperti sinar matahari. Di sebelah kanan, tangga lebar dengan susunan emas melengkung ke lantai atas. Seluruh dinding melengkung yang membentang ke atas sepanjang tangga merupakan replika lukisan The Swing karya Fragonard, kecuali bahwa karya lukis ulang ini diperbesar untuk mengisi bangunan berbentuk lingkaran setinggi dua belas meter.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Apa kau penggila seni seperti mamaku, oppa?" Tanya Jungyeon melihat ke belakang, sedari membawa Seokjin masuk, pria itu menengadah seakan terkesima. Seokjin hanya melongo tak tahu harus menjawab apa. "Satu tim artis dari Praha tinggal di sini selama tiga bulan untuk melukisnya," kata Jungyeon seraya menggiring Seokjin menaiki tangga pendek ke ruang tamu formal. "Ini kreasi ulang mamaku meniru Lorong Cermin di Versailles. Bersiaplah," Jungyeon memperingatkan.
Seokjin yang bingung, mengernyit sekaligus menoleh ke belakang menghadap sahabatnya, Yoongi. Yoongi yang tahu maksud tanya dari gestur Seokjin- hanya mengangguk meyakinkan bahwa dia akan baik-baik saja. Seokjin menaiki tangga dan memasuki ruangan, matanya melebar sedikit. Selain sofa brokat beledu merah, setiap benda dalam ruang tamu formal yang luas itu terlihat seperti terbuat dari emas.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.