Kukira memecahkan teka-teki rubik itu sulit
Ternyata, memecahkan teka-teki hati lebih sulit
💠
💠
💠
Mainan kubus warna-warni
Yang kusebut rubik ini
Bisa menjadi salah satu saksi
Indahnya pertemanan kita kini
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jam istirahat kunantikan
Lentur tanganmu kuperhatikan
Banjir peluhmu kusaksikan
Berulang kali, tak pernah bosan
Kutirukan gerak-gerikmu
Mencoba memecahkan rubik itu
(R U R' F') (R U R' U') R' F R2 U' R' U'
Yuhu! Akhirnya bisa, meski belum dapat mengejar waktu
Ku berniat tuk terima kasih padamu
Tetapi ada yang berbeda dari jantungku
Kenapa detaknya tak menentu?
Lidahku pun juga ikut kelu
Kau hanyalah teman sekelasku
Mungkinkah aku menyukaimu?
Aku sedikit ragu
Apabila kenyataannya begitu
Belum kutemukan jawabannya
Justru buatku bimbang hingga malam tiba
Kuabaikan pertanyaan itu semua
Lebih baik tarik selimut, pejamkan mata
Sial! Otakku masih bekerja
Ada wajahmu di depan mata
Apakah ini pertanda
Bahwa aku memang punya rasa?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Semarang, 12 Desember 2021
•••
~SUNSET TO BE CONTINUED~
•••
KAMU SEDANG MEMBACA
SUNSET
PoésieUntuk: Rey Sosok yang penuh teka-teki dan kejutan Terima kasih telah menemani hingga sialnya kuterjebak dalam kenyamanan Dengan segala hal positif yang kau ucapkan Membuatku tersadar bahwa kau adalah orang yang tepat untuk aku yang masih bersifat ke...
