°KESAL

740 157 495
                                    

Welcome 💫
&
Happy Reading ✨

Jangan lupa vote dan komen 👌

°°°°°

"ARSHAKA AGRA NAGENDRA!!!"

Teriakkan dari seorang guru bergema keras di seluruh penjuru kantin dan membuat para murid terkejut dan berhenti melakukan aktivitas mereka. Pak Cakra, salah satu guru olahraga muda yang sangat dikagumi dan terkenal di kalangan para siswi kerena parasnya yang menawan, berdiri tegap membawa aura mencekam ke kantin. Para murid memberi jalan kepada Pak Cakra.

"Apa kalian melihat Arshaka?" Tanya Pak Cakra ke pada murid di sana yang dibalas dengan gelengan kecil oleh mereka.

Para murid tidak ada yang mengetahuinya dan Arshaka pasti tidak akan muncul. Hanya ada satu cara untuk membuat Arshaka keluar dari persembunyiannya.

"Arshaka jika kamu tidak muncul, bapak akan memanggil orangtua kamu dan kamu akan di skors selama seminggu. Kamu pasti tau kan risikonya jika orang tua kamu dipanggil?"

Benar, terlalu kekanak-kanakan untuk mengancam muridnya yang sudah berumur 17 tahun. Tetapi jika tidak diginikan yang ada Arshaka akan berulah lagi.

"Satu... Dua... Ti-"

Hitungan Pak Cakra berhenti ketika melihat orang yang sedang dicarinya muncul dari belakang meja kumpulan 5 cewek di sana.

"Come here boy." Pak Cakra berdiri tegap lalu memasukkan kedua tangannya ke saku.

Kaki jenjang milk Arshaka melangkah menuju Pak Cakra, pasrah mendapatkan hukuman apa yang diberi oleh gurunya itu.

Dua kali kena hukuman dalam beberapa jam. Wow. The power of Arshaka.

Arshaka memasang senyum manis berharap tidak dihukum.

Please, batinnya.

Pak Cakra memasang wajah datar melihat Arshaka seperti itu, "Maaf mengganggu waktu istirahat kalian," ucapnya tak lupa tersenyum, dan dapat anggukan dari para murid.

"Ikut bapak ke ruang guru!" Perintahnya dengan tegas.

"Tapi-" ucap Agra terputus ketika Pak Cakra pergi begitu saja.

Arshaka menghela nafas. "Habislah gue."

Ia melangkahkan kakinya mengikuti Pak Cakra tetapi ia melupakan sesuatu, di langkahnya yang ketiga ia menoleh, menatap seseorang di sana yang juga menatap dirinya.

Lalu sudut bibirnya terangkat begitu manisnya kepada gadis itu dan berkedip manja.

°°°°°

Para murid XI IPA 3 menatap sosok yang baru kelar dari hukumannya, masuk ke kelas dengan lesuh.

"Bos," panggil Bagas di belakang sana.

Tanpa disuruh Zack--yang merupakan sahabatnya sekaligus anggota CARELL berpindah tempat ke bangkunya.

Arshaka memangku kedua tangannya lalu menyandarkan kepalanya, ia ingin tidur selagi free class.

ArshakaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang