Happy Reading
Blup......
Seseorang yang memakai baju serba hitam dan gaya coolnya lalu kacamata yang bertengger dihidung dengan santainya telah menembak 2 bodyguard yang sedang berjaga-jaga didepan lift,dia menembak dengan pistol kedap suaranya, setelah ia membereskan bodyguard itu dia berjalan memasuki lift dengan santai,siapa sangka yang menembak penjaga lift itu ternyata Cristiano Exio Lucash.
Exio sampai dilantai 15 dan dia mulai memasuki ruangan seseorang dengan langkah hati-hati lalu dia mulai mengambil pistolnya yang ada disaku,dan dia membidik seseorang yang ada disebuah ruang kerja, dengan sangat ahlinya ia secara perlahan menarik pelatuk pistolnya dan..."
Dorr!!!!
Saat Exio menembak orang itu suara tembaknya terdengar sangat keras,mungkin penjaga yang ada dibawah langsung naik untuk mengeceknya, situasi seperti ini dapat Exio manfaatkan untuk pergi dari tempat itu,namun sebelum pergi ia mengambil satu pistol lagi yang ada disaku, ya Exio memang membawa Pistol 2 karena ini memang bagian dari rencananya, lalu menaruhnya ditangan pria yang sudah mati itu,pastinya orang-orang mengira pria ini mati bunuh diri,sangat pintar setelah itu dia pergi
Dasar bodoh" gumamnya dan pergi meninggalkan tempat itu tak lupa ia membawa sebuah flashdisk yang ia cabut dari labtop pria yang sudah mati tadi
--------
Exel sudah siap dengan seragam sekolahnya,dengan rambut yang ia cepol asal namun terlihat sangat cantik dan dia tidak memakai make up apapun ia hanya mengoleskan sedikit lipbalm dibibirnya agar tidak terlihat pucat,lalu dia berkaca dicermin dan tersenyum
Dah siap" akunya antusias lalu mengambil tasnya dan bergegas turun untuk sarapan
hari ini dia hanya makan dengan Liam,karena orang tuanya pergi ke Jogja untuk bisnis papanya itu,maminya itu pasti ikut karena katanya kalau hanya papi yang pergi takutnya papi punya istri baru lagi,alhasil Liam dan Exel hanya dirumah bersama Mbok Sur
Mbok sandwich nya masih? Tanya Exel ke Mbok Sur
Mbok Sur mengangguk "masih non sebentar biar mbok ambilkan " ucap Mbok Sur lalu pergi mengambilkan sandwich untuknya
Ini non"
Makasih ya mbok"
Saat mbok Sur mau pergi Exel memanggilnya" Eh mbok kok Liam belum turun kan ini udah siang"
Den Liam badannya panas non,semalem den Liam habis kehujanan"
Loh kehujanan? Emang Liam darimana mbok?
Kalau itu mbok gatau non"
Exel mengangguk " yaudah kalau gitu biar Exel cek nanti,makasih ya mbok
Iya non" lalu mbok Sur pergi
Tok...tok...tok...
Exel mengetuk pintu kamar Liam namun tidak ada jawaban kemudian dia mencoba membukanya, ternyata pintu tidak dikunci,dia masuk dan berjalan kearah Liam,mbok Sur bener Liam sedang sakit terbukti dari wajah pucat cowo ini,dia melihat kalau Liam kedinginan lalu dia menaikan selimutnya sampai menutupi pundak Liam
Exel mencoba memegang kening Liam " awshh panas banget nih bocah,kok Lo bisa sakit sih lem,abis dari mana coba kok nga bilang sama gue " gerutunya sambil memeras kain handuk kecil lalu menaruhnya di kening Liam
Gue berangkat sekolah dulu Lo cepet sembuh bye" ucapnya lalu pergi meninggalkan Liam dan menutup pintunya pelan-pelan
Liam membuka matanya lalu tersenyum "Thanks sis I love you" akunya lalu kembali memejamkan matanya karena ia merasakan kepalanya sangat pusing
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐓𝐇𝐄 𝐄𝐗𝐈𝐎 𝐈𝐒 𝐌𝐀𝐅𝐈𝐀(𝐄𝐫𝐢𝐠𝐨 𝐃𝐞𝐚𝐭𝐡)
Fiksi IlmiahTi voglio bene♡ Seorang pria bernama Cristiano Exio Lucash putra dari Maikel Jhonson Lucash dan ibunya yang bernama Zye Lucash, pria Asia berdarah campur Italiano, ayahnya berasal dari Italia dan ibunya dari Indonesia,pria yang mempunyai mimik wajah...
