01. Ketua PP

14 1 0
                                    


~》○《~

Dihamparan ilalang itu, ia berdiri menatap ke angkasa dengan senyum terbaiknya. Walaupun air matanya yang sudah kering meninggalkan bekas nyata pada wajah rupawannya. Satu-satunya yang bisa ia harapkan untuk menghapus lukanya, hanyalah Tuhannya. Entah kapan dan bagaimana Tuhannya mengobati laranya. Dia hanya ingin mengakhiri semuanya, setidaknya untuk saat ini. Dia sudah tak mampu lagi bahkan untuk berdiri tegar di depan Penciptanya.

.

.

.

==============================

Jam sudah menunjukkan angka 06.30 yang mana 15 menit lagi upacara akan segera dimulai. Terlihat beberapa kelas maupun koridor juga lapangan sudah dipenuhi baik itu oleh siswa-siswi maupun para guru yang sudah turun dari ruang guru yang berada di lantai 3. Upacara hari ini agak special, karena ini dalam upacara ini aka nada pelantikan ketua dan anggota kepengurusan PP.

PP disini sama dengan OSIS jika di sekolah lain. PP singkatan dari Persatuan Pelajar yang mana tugas dan wewenangnya tidak jauh berbeda dengan OSIS pada umumnya. Perbedaannya terletak pada susunan kepengurusannya, Jika OSIS biasanya saat proses Pemilu nya berpasangan yaitu Calon Ketua dan Wakil. Berbeda dengan PP dimana disini hanya ada Ketua saja, tanpa Wakil. Jadi ketika pemilihan terjadi kandidat tidak memiliki pasangan alias individu. (semoga bisa di pahami ya)

Anggota kepengurusan periode sebelumnya setelah mendapatkan kandidat Ketua, maka mereka juga akan menyeleksi anggota-anggota kepengurusan untuk seksi atau bidang yang lainnya seperti Bendahara, Humas, Logistik dan lain-lain. Seleksinya pun ada tesnya untuk beberapa divisi yang banyak minat atau rekomendasi dari pihak kesiswaan atau guru (ini sepengetahuan aku semasa sekolah dulu ya, kalau ternyata berbeda ya mohon maaf). Anggota PP ini terdiri dari kelas 10 dan 11. Setelah itu baru dilakukan pelantikan untuk satu periode ke depan. (Kembali ke cerita)

Setelah semua masyarakat sekolah berbaris rapi, maka upacara di selenggarakan dengan khidmat. Hingga tiba waktunya pelantikan anggota kepengurusan PP periode tahun ini. 22 orang anggota kepengurusan yang baru memasuki lapangan dan berbaris di hadapan Pembina Upacara dan tiang bendera. Setelah dilantik, Ketua PP diminta maju ke depan dan menghadap ke para hadirin untuk menyampaikan sambutan singkat.

"Kepada Ketua PP baru kita untuk menyampaikan sambutannya, waktu dan tempat di silakan." Ucap MC Upacara. Kemudian seorang siswa menaiki mimbar kecil (atau koridor kelas yang memang lebih tinggi dibandingkan lapangan), ia sedikit membungkuk ketika berhadapan dengan Pembina upacara yang merupakan Kepala Sekolahnya dan beberapa guru. Setelah itu ia baru menegakkan badannya dan menghadap depan dimana para siswa dari berbeda angkatan dan kelas berbaris.

Ada sedikit sorakan riuh dari beberapa teman kelasnya yang menyemangatinya, walau setelah itu kembali hening. "Ehm... test, Selamat pagi semua. Saya disini tidak mau berlama-lama, jadi perkenalkan saya Haikal Harsa Pradipta dari kelas 11.2 selaku Ketua Persatuan Pelajar periode tahun ini. Mohon bantuan dan kerjasamanya baik bapak-ibu guru maupun rekan-rekan siswa sekalian. Karena tanpa bantuan kalian juga saya maupun anggota pengurus yang lain tidak bisa melaksanakan segala visi misi kami, tentu setiap aksi harus ada reaksi, ada sebab akibat, kalau bahas kimia berarti setiap ada oksidasi berarti ada yang tereduksi begitupun sebaliknya. Keaktifan kita semua menentukan bagaimana hasil kepengurusan kami setahun ke depan. Oleh karena itu, kami mohon kerja samanya. Oke? Bisa kan? Bisa dong." Ujarnya dengan nada canda tetapi pandangannya tetap terpaku menatap ke depan. Jujur saja ia gugup. Sangat gugup. Tapi ketika melihat tatapan rekan-rekannya menyemangati. Ia kembali tersenyum. Senyum yang bisa membuat terpana semua orang. Jangan salah, ia termasuk siswa tampan dengan segudang prestasi. Bahkan tak sedikit yang berusaha menjadi kekasihnya.

Hidup, Harapan, HaikalTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang