jujur

500 50 3
                                    


"Cape apa engga?! Tiap hari berantem terus, ga ada habisnya, kamu sebagai istri, suami pulang itu di sambut! Di manjaain! Bukan di ajak brantem debat gak jelas gini!!"
Jihoon meluapkan emosinya pada saat itu juga, hyunsuk hanya dapat menatap mata sang kekasih dengan air mata yg menggenag di matanya

"Oke kalo gitu! Aku yang bakal bawa jungwhan, aku udah nyewa apartemen! Kamu mending bawa tuh mantan KESAYANGAN KAMU KESINI!! BAWA TIDUR DI SINI! JANGAN BERANINYA DI HOTEL DOANG!"
hyunsuk teriak kencang dengan amarahnya,

"Maksud kamu?"
Jihoon terdiam dengan ucapan hyunsuk barusan

"Halah "bentar ini ada proyek baru jadi numpuk banget" HALAH PROYEK PROYEK TAI ANJING!"
setelah mengucapkan ucapan tersebut, hyunsuk pergi mengemasi barang barangnya, dan berjalan cepat menuju kamar jungwhan dengan air mata yang menetes deras di pipinya,

"Ayo sayang kita piknik"
Ajak hyunsuk

"Ayo bunda, sama ayah kan? Tapi mau piknik kok malah sedih sih.."
Ekspresi sedih jungwhan dan mengerutkan bibirnya

"Gapapa ayo, ayah ada dinas ke luar negri jadi kita piknik berdua aja"
Hyunsuk berusaha untuk tetap tersenyum dan menghentikan tangisanya di depan jungwhan,

Dengan ajakan hyunsuk dan bujukan manis hyunsuk akirnya jungwhan mau ikut pergi denganya

"Jungwhan anaku juga"
Saat jungwhan dan hyunsuk berjalan menggeret koper besar di tangan kiri hyunsuk dan tangan kanan nya menggandeng tangan mungil milik jungwhan

"Sayang masuk mobil dulu aja, ga di kunci kok, okey tunggu ya.., bunda mau cipaka cipiki dulu sama ayah, anak kecil ga bole liat okey!"
Seru hyunsuk dengan senyum di wajahnya, jungwhan hanga mengangguk dan tersenyum kepada hyunsuk menuju mobil

"Hak asuh jungwhan bakalan di tangan aku, inget itu park jihoon!"
Dengan tatapan hyunsuk yang geram dengan sifat jihoon,

Hyunsuk meninggalkan jihoon yang masih berdiam diri terpatung di ruang tamu,













Setelah beberapa hari dengan kejadian itu, hyunsuk dan jungwhan tinggal bersama di apartemen, hyunsuk bekerja sebagai fashion designer, dan juga jungwhan di pindahkan ke sekolah yang dekat dengan tempat tinggal mereka,

Hyunsuk dengan segala upayanya menjauhkan jihoon dan jungwhan perlahan lahan, tanpa alasan, hyunsuk dan jihoon sedang dalam proses perceraian antara mereka berdua tanpa sepengatahuan jungwhan,

"Nak jungwhan, nanti di jemput sama om ruto ya, sama kak jeongwoo ya, selain mereka ga boleh okey? walaupun itu ayah sekalipun jangan ya nak, nanti bunda susah cari kamu"
Nasehat hyunsuk sambil menyiapkan isi tas sekolah jungwhan, kini jungwhan duduk di kelas 2 sd

"Uehg? Kenapa ga boleh pulang sama ayah? Jungwhan kan juga mau ketemu ayah, jungwhan juga kangen ayah! Kenapa bunda gamau ngertiin wawan sih! POKOKNYA JUNGWHAN MAU PULANG SAMA AYAH, GAMAU SAMA BUNDA!"
protes jungwhan, dengan nada biacara yang tak pernah hyunsuk dengar, dan juga dengan emosi besar yang jungwhan punya, hyunsuk lupa bahwa anaknya adalah duplikat dari jihoon sang ayah

"Jungahwan! GA BOLEH BANDEL?! BISA GAK BUNDA NGOMONG ITU TURUTIN APA KATA BUNDA! GAUSA NGELAWAN BISA!?"
nada biacara hyunsuk menaik, hyunsuk tanpa sengaja membentak anak semata wayangnya itu, dia terlalu stres memikirkan kesehatan rumah tangganya, sampai sampai emosinya tak bisa ia kontrol

"Bunda?, kok bunda jahat... aku gamau sama bunda, aku mau sama ayah, BUNDA JAHAT!!"
jungwhan merampas tas yang ada di genggaman hyunsuk, ia berlari menuju bus sekolah yang sudah menunggu jungwhan, dengan air mata yang berjatuhan, jungwhan berlari memeluk tas nya, dan memasuki bus sekolahnya, mengabaikan sapaan dari teman teman nya, jungwhan terduduk dengan kepala menunduk kebawah dengan suara lirih isakan tangisnya,














Beberapa jam setelah jungwhan berangkat sekolah, kini hyunsuk berada di kantor, bisa di bilang dia bersantai karena waktu istirahat siang, tiba tiba notif muncul di ponselnya, berharap jeongwoo mengabarinya bahwa dia sudah menjemput jungwhan namun nihil

Jihoon <3

Kamu bentak jungwhan?
12.34

Cuma karena ga bolehin pulang
sama aku?
12.34

Kalo stres lampiasinya jangan ke anak bisa?kasian dia masih kecil, otak jangan dipake buat berperasangka buruk doang.
12.35

Jungwhan bakal nginep disini, sama cio, junkyu sama niki di jepang, mereka gatau kalo cio nginep di rumah, jadi gausa kawatir sama jungwhan, malahan jungwhan bakal aman sama ayahnya yang becus.
12.36

Read-







Hyunsuk terduduk di sofa yang berada di ruanganya, dengan mata terpejam lelah, dengan nafas panjangnya,
"Cape.."
Keluh hyunsuk, dan berakir menangis delam diam















"Tenang ayah udah marahin mama buat ga marahin jungwhan lagi ya"
Ucap jihoon sambil menepuk pelan pucuk kepala sang anak

"Aku mau tinggal sama ayah, gamau sama bunda"
Keluh jungwhan dengan nada yang kesal

"Iya tinggal disini aja, ada tante cio juga"
Jawab jihoon

"Iya gamau sama bunda, tante cio baik, ga kaya bunda"
Ucap jungwhan dengan lantangnya, jihoon hanya tersenyum dan melirik ke arah mashiho yang sedang memasak makanan kesukaan jungwhan


"Makasi ya tante cio masakanya enak"
Puji jungwhan dengan senang hatinya

"Sama sama sayang, makan yang banyak ya"
Ucap mashiho dengan senyumanya

gamon || HoonsukTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang