ꜱᴏᴍᴇᴏɴᴇ ᴄᴀɴ'ᴛ ᴄʜᴀɴɢᴇ ᴏᴜʀ ᴀᴛᴛɪᴛᴜᴅᴇ, ʙᴜᴛ ꜱᴏᴍᴇᴏɴᴇ ᴄᴀɴ ʙᴇ ᴛʜᴇ ʀᴇᴀꜱᴏɴ ᴡᴇ ᴄʜᴀɴɢᴇ ⁻ᵃᵘʳᵃ
***
FRIDAY
Tidak semuanya manusia yang kita pikirkan itu bahagia.aura tidak pernah bahagia,ia terlihat bahagia namun ia selalu menutupkan kesedihannya.kebahagiaan mama...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kukira hanya aku ternyata dia juga"Aura
Hari masih sangat pagi,tapi aura sudah semangat untuk menghadapi hari ini.Hari ini adalah hari pertama ujian kelulusan.Gadis itu terlihat sangat bersemangat menghadapi ujiannya nanti.Bahkan,waktu sarapan gadis itu masih membaca bukunya dan mengerjakan beberapa soal.
"Makan dulu non"ucap bi sari yang tiba-tiba datang dan menaruh segelas susu di samping makanan aura.
Aura mengangguk,masih dengan soal yg dia isi dan buku yg dia pegang."Iya bi,aura takut nilainya jelek nanti"
"Nanti jam berapa ke rumah sakitnya non"
"Hm mungkin pulang sekolah nanti langsung ke rumah sakit bi,kenapa?"aura tersenyum,lalu meneguk susu yg telah disiapkan.
"Mau bibi temenin saja non?"
Gadis itu menggeleng "gausah bi sekali kali aura pengen sendiri bi"
Aura bergegas pergi dari rumah itu tidak lupa ia mencium tangan bi sari."bi aura pergi ya,jangan khawatirkan aura.assalamualaikum"
Gadis itu membawa mobilnya dengan kecepatan sedang.ia terus bersenandung ria sambil menyetir.
🦋
Sesampainya didepan gerbang sekolahnya tanpa sengaja aura melihat seorang perempuan yg turun dari motornya dika.Gadis itu masih terpaku dengan apa yg dia saksikan itu.Namun ia tetap biasa saja dan menghiraukan pemandangan itu.
Aura bergegas turun dari mobilnya dan memasuki koridor sekolah.ia terburu-buru memasukin kelasnya.
"Eh ra,gimana?"tanya agnes ketika sampai didepan aura yang dari tadi asik dengan pikiran kelabunya itu.
Aura,yang menjadi lawan bicara agnes pun hanya diam sambil menatap wajah perempuan itu.
"Apanya gimana?"jawab aura dengan nada bicara yg santai dan berusaha tersenyum kepada sahabatnya ini.
"Ya ga gimana gimana sih,lo tau ga sih ra dika-"
"Udah nes,udah mau mulai ujiannya ini"Aura tersenyum tulus dan mencoba menjauhkan topik yg tidak ingin dia bahas.
Suara pintu kelas kembali terbuka membuat semuanya berlarian ke kursi masing-masing.
"Pagii,hari ini kita ujian matematika dan bahasa indonesia,sebelum memulai ujian ini lebih baik kita berdoa menurut agama dan kepercayaan kita masing-masing,dan jangan lupa handphonenya taruh didepan"ucap pengawas ujian itu dengan tegas.
🦋
Selesai ujian dika langsung keluar dan berjalan menuju parkiran.ia duduk di atas motornya seperti sedang menunggu seseorang.
Sudah sekitar 15 menit perempuan yg ia tunggu sedari tadi belum menampakkan batang hidungnya.
"Dika,gue bareng lo ya"ucap seseorang perempuan yang tiba-tiba berada di samping dika.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.