Dipulau terpencil
Terlihat ada delapan anak muda berjalan menelusuri pedalaman hutan sembari menikmati pemandangan alam
"Wahh pemandangannya asri banget njirr!!" kagum Rafa
"Ho'oh! Adem banget dilihatnya mana sejuk lagi, gue like banget ama bau hutan" ucap Eldon sambil menghirup bau hutan yang menyegarkan
"Gimana yah kalau gue tinggal dipulau ini sendirian?" tanya Felisya
"Yah matilah" jawab Rafa
"Betul tuh! Lagian nggak mungkin ada orang yang tinggal sendiri dipulau ini" celetuk Eldon
"Iya juga sih" ucap setuju Felisya
Saat mereka sedang fokus berjalan tiba tiba ada hewan buas mendekati mereka
"GRRR!!" geraman harimau itu
Mereka semua melotot kala melihat harimau itu
"Jangan panik!!" ucap pelan dan tenang dari Zian
Mendengar itu yang lainnya terdiam seperti patung dan berusaha agar tidak memancing harimau
Zian ingin bergerak mengambil belati disaku nya tapi entah kenapa harimau itu terus memperhatikannya
"Ck! Damn it!!" batin Zian menatap datar harimau
"Kalau gue terjang langsung, akan sangat beresiko ke yang lainnya" batin Zian menganalisis
"Ck! Terpaksa" batin Zian sambil mengambil belati disakunya, disaat itu juga harimau sudah berancang ancang menerjang korban terdekatnya
Sedangkan dari kejauhan ada seorang gadis cantik yang melihat hal itu
"tristan dalam bahaya, dia bisa mati" batin gadis itu menatap panik plus khawatir dengan harimau itu
"Aku harus mencegahnya!!" batin gadis itu
"HAAAAA~ AAAA!!" teriakan merdu samar samar menggema diseluruh penjuru pulau secara tiba tiba dan mereka yakini kalau itu adalah suara perempuan
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigrasi : Missing Girl (On Going)
Teen Fiction(Jangan lupa ... Dan ... ) Cerita tentang Seorang gadis pegawai kantoran yang mencintai segala hal tentang alam liar dan hewan Setelah kematiannya dia malah bertransmigrasi ketubuh anak kecil yang terdampar dipulau terpencil sendirian Apa yang akan...