15.

506 89 9
                                        

Sebulan lamanya Sunoo sudah berada di universitas ini, Sunoo sempat melewati jurusan seni dan dia mulai mengerutkan keningnya.

"Cari siapa?" tanya seseorang yang membuat Sunoo terkejut

"Enggak cari siapa-siapa cuman lewat doang"

"Ohh"

"Eh, hmm mau nanya cowok tinggi yang hidungnya mancung mukanya agak jepang gitu di-

"Dia gak masuk"

"Ahh,, udah lama?"

"Iya"

"Ahh, begitu"

"Ada yang mau di tanyain lagi?"

"Hmm,, gak ada"

Sunoo sontak bergegas pergi namun sebelum itu langkahnya sontak di hentikan karna ucapan pria itu.

"Kim Sunoo, jangan cari dia lagi"

"Lu tau nama gw?"

"Jangan pernah cari dia lagi, gw cuman mau ngomong itu"

"Eh? Ish gak jelas banget untung ganteng itupun gara-gara ada lesung"

"Lagian ngapain gw cari dia ya?"

*****
Sunoo dan Jay semakin dekat hari demi hari bahkan di ini sudah tahun kedua dia bersama Jay, tidak berasa bukan?

Dan selama ini juga perasaan gelisah Sunoo tidak pernah menghilang bahkan seiring berjalannya waktu, entahlah dia sama sekali tidak tahu kenapa dan apa sebabnya.

****
"Udah dua tahun, Haruto belum juga kembali?" tanya Junkyu

"Sebenarnya kita ini pengawalnya Sunoo apa Haruto sih?" tanya Hyunsuk

"Sunoo, kita jagain Haruto biar gak sakitin Sunoo" balas Jihoon

Hyunsuk melirik Yoshi sekilas, "Lu tau sesuatu?"

"Hah? Gak ada" ucapnya sambil meninggalkan mereka semua

Yoshi berjalan seorang diri sampai dimana dia melihat Doyoung sendirian di sekitar taman.

"Doyoung"

"Eh, Yoshi"

Doyoung dan Yoshi berakhir duduk bersama dan mulai terlarut dalam fikirannya sendiri.

"Gw tau sesuatu hal Yos"

"Tentang?"

"Tempat eksekusi terakhir"

Pernyataan Doyoung sontak membuat Yoshi membulatkan matanya sempurna.

"Apa maksudmu?"

"Lu ingat kan waktu itu gw sama Sunoo pernah pergi dan pas kembali dunia ini hancur lagi"

Yoshi mendengarkan ucapan Doyoung dengan serius.

"Waktu itu gw sama Sunoo tersesat dan berakhir di tempat eksekusi terakhir, itu sangat menakutkan. Dan berakhir Sunoo mati karna tertimpa bongkahan batu karna dia berteriak."

"Saat itu gw memutuskan buat gak mau ketemu sama Sunoo, gw selalu bersembunyi karna gw takut dia akan ingat semuanya saat melihat gw"
"Sebenarnya clan iblis tidak licik, tapi kita yang licik."

"Sama-sama licik" pinta Yoshi

Yoshi menghela napasnya dengan kasar, "Haruto belum kembali bahkan sudah dua tahun lamanya"

"Dua tahun disini, seperti seminggu disana"

"Yos, lu tau sesuatu?" tanya Doyoung yang di hadiahi tatapan sayu Yoshi

"Gua.."






****
Suara teriakan putus asa, kebencian, dendam bergema dalam satu ruangan yang sangat gelap.

"Darah Kim Sunoo" 

Ucapan itu terus berputar di fikiran Haruto dan membuat teriakannya bergema untuk sekali lagi.

"Aku akan membangkitkan naga hitam ini tanpa darah Sunoo"

Langkah berat seseorang yang menghampiri tempat Haruto berada.

"Haruto"

"Ayah?"

"Kembali ke dunia manusia, mau sampai kapan kamu disini? Bawa Sunoo kesini dan bunuh dia"

"Tidak Ayah!"

"Haruto!"
"Bukankah kamu harus egois demi kebahagiaanmu sendiri?"

"Dengan membunuh orang yang paling aku cinta? Aku tidak akan melakukan itu!"

"Tapi kutukan-

"Persetan dengan kutukan! Aku sama sengsaranya dengan melihat Sunoo menutup matanya sekalipun"

"Haruto, Ayah tidak mau kamu yang harus mati."

"Apa maksud Ayah?"

Ayah Haruto terdiam, tatapan tegasnya berubah menjadi tatapan seorang Ayah yang takut kehilangan anaknya.

"Ayah tau sesuatu kan? Kutukan itu bisa hilang tanpa adanya naga hitam ini kan? Ayah jawab aku!"

"Haruto" ucap sang Ayah sambil berjongkok dan memeluk putranya

"Maafkan Ayah"

"Kenapa Ayah meminta maaf? Ayah tidak salah."

Sebelum menghampiri Haruto, Ayahnya sudah membawa sebuah pisau kecil yang sudah diberikan mantra mematikan.

Ayah Haruto membawa tangan Haruto agar memegang pisau tersebut dan menusuk tepat di jantungnya berada

"Ayah!"

"Bila kamu tidak bisa egois untuk membunuh Sunoo, kamu pasti bisa untuk membunuh Ayah bukan? Jangan salahkan dirimu sendiri ini sudah pilihan Ayah"
"Ayah harap tindakan Ayah sudah bisa menebus segalanya, selamat anak Ayah berhasil menjadi Raja Iblis"

"AYAH!!!!!!!"

"AYAH!!!!!!!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.












HAII , SEBENTAR LAGI SELESAI NIH HEHE
MAAF YA KALO MISALNYA TUH GAK SESUAI EKSPETASI KALIAN, AKU MINTA MAAF DULU DARI SEKARANG HIKS.. JANGAN KAPOK BACA CERITAKU YA

BERAKHIRNYA INI AKU SAMBIL BUAT BEBERAPA VIDEO PROMPT BUAT NEXT JUDUL HARUNOO~~ (sudah ku upload di tiktok)

MAKASIH UDAH NUNGGUIN TERUSS,, LOPE PYUU

MAAF BUAT TYPO GAK JELASNYA YA HEHEHEHEH

LIVE ; Harunoo {END‼️}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang