10.

892 145 10
                                        

Masih dengan warna mata yang belum berubah kembali, Haruto berjalan ke arah meja tersebut dan membuat Sunoo dan lawan bicaranya melihat mata Haruto.

Lawan bicara Sunoo sontak tersenyum miring dan bergumam "bodoh" tanpa bersuara.

Sunoo sontak memicingkan matanya, memastikan apakah matanya yang salah atau memang mata Haruto yang berbeda.

"Haru, matanya.."

Haruto sontak menarik lengan Sunoo dan menyeret keluar dari cafe tersebut, Sunoo merintih kesakitan.

"Haru.. sakit.."

"Kenapa bisa ada dia?!" bentak Haruto

"Gatau, dia tiba-tib-

"Jangan bentak dia dong" ucap Doyoung, lawan bicara Sunoo yang membuat Haruto marah

"Pergi dari sini." usir Haruto

"Haruto, bukannya lebih baik lu tahan emosi lu dan hilangin warna mata iblis itu?"
"Menjijikan"

Haruto mengepal tangannya kuat, aura Haruto sontak menghitam pekat.

"Sunoo" panggil Doyoung
"Aku rasa kita akan bertemu lagi nanti"

Haruto sontak mencekik leher Doyoung dengan tatapan iblisnya, Sunoo terkejut.

"HARUTO!" teriak Sunoo

Berbanding terbalik dengan Sunoo, Doyoung malah tersenyum kemenangan saat melihat sinar putih dari langit ke arah Sunoo.

Tanda itu muncul bersamaan dengan aura malaikat Sunoo yang kembali.

Sunoo sontak berjalan ke arah Haruto dan Doyoung, dia langsung menarik lepas paksa tangan Haruto yang berada di leher Doyoung.

"CUKUP HARUTO, INI BUKAN KAMU!"

"Sunoo?" ucap Haruto yang sedikit kembali stabil

Haruto melihat dua tanda itu muncul dan mulai mengutuk dirinya sendiri.

"Sun-

"INI BUKAN KAMU! HARUTOKU TIDAK AKAN MELUKAI SESEORANG"

Dengan mata yang masih belum berubah, Haruto kembali bersuara
"Ini gw, Haruto."
"Anak raja iblis."
"Dan itu tidak akan pernah hilang."

"Haruto" ucap pelan Sunoo

Haruto berjalan meninggalkan Sunoo yang masih berdiam di tempat.

"Kamu selalu seperti itu, tidak berubah"
"Bukankah harusnya kita menghabiskan sisa waktu yang ada?" gumam Sunoo saat melihat kepergian Haruto

"Sunoo" panggil Doyoung yang membuat Sunoo menoleh

"Doyoung, kamu baik-baik saja?"

"Aku baik, selalu baik."

Sunoo tersenyum tipis. "Baguslah"

"Sunoo, apa kamu tidak ingin mencoba?"

"Mencoba apa?"

"Mencoba kembali ke atas dan bertemu dengan Lord Hyunjin"

"Untuk?"

"Menanyakan perihal pertunangan kita, si-

"Tidak." potong Sunoo

"Hei Sunoo, siapa tau dengan itu kutukanmu hilang?"

Sunoo tertawa remeh.

"Kau pikir aku bodoh?" ucap Sunoo

"Sun, kau tidak pernah mencoba bukan? kau selalu pasrah"
"Apa kau tidak lelah?"

LIVE ; Harunoo {END‼️}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang