SPECIAL CHAPTER, VALENTINE

1.5K 238 45
                                        

Masih pada simpen di perpus ga sih? 😏☝️

::✧

[Name] kini duduk manjah di lantai teras, alias ngemper. Ia menunggu seseorang datang sesuai janji kemarin.

"Yang benar saja, ini sudah lewat dari waktu yang dijanjikan!"

Tin! tin!

"[Name]! Maaf, aku telat."

"Childe, kau sangat goblok. Kau pikir ini jam berapa?" [Name] menjewer Childe.

"Aduh iya maaf, ayang! Ini kan valentine kamu jangan kasar begitu!"

"Ew!"

"Ayang, ih!"




















































































































































































































































"Aktingnya nanti, bodoh! Aku akan lapor Lumine kalau kau terus menempeli aku seperti ini. Lagipula ayang aku cuma Xiao, karena dia gentleman dan kawaii. Kyaaaa ><"

"Cih, kasar sekali. Lagipula kenapa kau tiba-tiba punya ide aneh seperti ini?"

"Kau tau? Kemarin aku mendengar Xiao akan merencanakan sesuatu di hari valentine ini, tapi aku berpikir untuk sedikit menjahilinya, hehehe."

"Hahhh... kalau terjadi apa-apa yang membuat kandasnya hubungan kalian, aku tidak mau ikut campur!"

"Berisik oren! Berhenti mendoakanku yang aneh-aneh dan segera ke tempat yang dijanjikan!"

"Iya-iya!"

:: ✧

[Name] dan Childe telah sampai di tempat tujuan, yaitu hotel yang telah Childe sewa untuk melakukan sedikit kejutan sesuai rencana [Name].

Mereka berdua masuk ke salah satu ruangan. Di dalamnya sudah ada Eula dan beberapa penata rias.

"[Name] apa kau serius mau melakukan ini? Masih sempat jika ingin membatalkannya."

"Tidak apa-apa, Eula senpai! Kau takut hubungan aku dan Xiao berakhir? Padahal saat aku menerima Xiao, kau yang paling tidak terima mendengar berita aku dan Xiao berpacaran."

"Ekhm! Sudahlah, memangnya kau tidak takut putus?"

"Kalau dibilang takut, jelas aku takut. Tapi aku juga sedikit kesal, semenjak Xiao menjadi dancer profesional, waktunya menjadi lebih sedikit untukku. Kami jadi jarang bertemu,"

DanceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang