Chapter 8 [Eperanto Ladies]

1.1K 146 18
                                    

Happy Reading.

────────────────────────────

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

────────────────
────────────

Pagi yang cerah.

Sangat cocok menikmatinya untuk berjalan santai keliling Istana,

Sebelum..

Brughh...

"Aduh!"

Sebuah tangan terulur padaku.

"Maafkan kecerobohan putri saya, Tuan Putri."

Aku menerima uluran itu, dan mulai bangkit.

Melihat kearah seorang gadis bersurai blonde dengan manik hijau nya yang indah.

Aku terpaku kepada gadis yang masih terduduk, tak dibantu berdiri oleh ayahnya.

Aku berjalan mendekat dan mengulurkan tangan padanya.

Dia balik menatapku, dan langsung menerima uluran itu.

"Psyche! Beri salam pada tuan putri, dan minta maaflah!" sentak ayah si gadis.

Buru-buru gadis tadi melepaskan tangan kami, dan mulai menunduk. "Se-segala keagungan dan berkat kepada bintang obelia."

Dilanjut oleh ayahnya yang memberikan salam padaku.

"Tu, tuan putri.. Maafkan kecerobohan saya."

Aku tersenyum dan kembali mengulurkan tanganku padanya. "Tidak apa, perkenalkan aku Agatha De Alger Obelia. Kakak bisa memanggilku Agatha." ucapku.

Yang awalnya menunduk, sekarang dia menatapku dengan terkejut.

Yang awalnya menunduk, sekarang dia menatapku dengan terkejut

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Memories Of Dandelions | WMMAP X I Wanna Be UTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang