Ziya sedang tidur di brankar rumah sakit siang ini ,Gavin sudah pulang semenjak 2 jam lalu. Abel yang menemani Ziya sedang memainkan handphone nya. sekarang dia menunggu Ray yang katanya akan mengatasi biaya administrasi.
"Ceklek"suara pintu terbuka menampilkaan seorang lelaki dia Arsenio Raymond.
"Hay?" sapa Abel.
"Halo, gimana kondisi Ziya? udah baikkan ?".
"Udah kok, Ziya udah di bolehin pulang hari ini!"balas Abel.
"Oh baguslah, gue juga udah urus semua administrasi nya, jadi tinggal pulang aja!"
"Yaudah, makasih ya!"jawab Abel. Ziya membuka matanya saat mendengar orang sedang berbicara.
"Eh, udah bangun?" ucap Abel saat menyadari Ziya bangun.
Abel mendekati Ziya begitupun dengan Ray.
"Ziy loe udah boleh pulang hari ini, kata dokter loe bisa dirawat dirumah!"jelas Abel.
Ziya hanya mengangguk tersenyum.
"Emm, Ray makasih ya!"ucap Ziya.
"Makasih buat apa?".
"Udah mau tanggung jawab bawa aku kerumah sakit!"balas Ziya.
memang Ziya bersyukur di bawa oleh Ray ke rumah sakit saat Ray menabrak nya kalau tidak Ziya tidak tahu harus tidur dimana malam itu. bisakah seperti itu?
"Oh, ya! Gue baru inget, tas gue kemana ya atau jangan jangan nggak di ambil waktu gue ketabrak, aduh gimana Bel laptop gue"
Ucap Ziya saat sadar bahwa tas nya tidak ada bersamanya."Tas loe ada, di mobil gue!"sahut Ray.
"Kemarin gue lupa kalo tas loe belum gue balikin"sambung Ray lagi.
"Yaudah, mana sekarang tas nya ambilin!"perintah Ziya seenak nya.
" gue ambil dulu!"jawab Ray datar.
Ray keluar untuk mengambil tas Ziya di dalam mobilnya.setelah mengambil tas Ziya, Ray melihat seorang lelaki sedang bermesraan dengan seorang wanita dengan penampilan nyentrik.'ya itu sudah biasa dilihatnya dikota jakarta,seperti tante tante! Karena merasa tidak ada urusan Ray kembali lagi ke ruangan Ziya.
"Nih tas loe!"serah Ray.
"Thanks!"
"Kalo gitu gue pulang dulu, masalahnya udah selesai kan!"tanya Ray.
"Kalo mau pulang gak papa, aku juga udah mau pulang sekarang?"jawab Ziya .
"Bye, urusan kita udah selesai, gue pergi!"balas Ray.
"Okeyy!"balas Ziya tersenyum.
Ray sudah lergi meninggalkan keduanya begitupun dengan Ziya dan Abel mereka tidak mau berlama lama di dalam ruangan ini.'sangat membosankan!
"Yaudah loe ngapain masih bengong ayok pulang!"ucap Abel menyadarkan Ziya.
"Eh tapi gue nggak mau pulang kerumah gue, loe kan tau sendiri gue disini gara 2 apa!"
Ziya kembali sedih mengingat nya'sekuat apapun seseorang akan tetap hancur jika berkaitan tentang keluarga!
"Udah loe tenang aja gue udah bilang sama nyokap gue, loe bisa tinggal dirumah gue!"terang Abel.
"Tapi kan....!"
"Udah ayo cepetan nggak usah ngebantah gue atau nggak tinggal aja sana di bawah kolong jembatan!"ucap Abel sarkartis.
"Ya ampun Bel tega bat loe sama gue?"
"Makanya ayo ke rumah gue!"
"Yaudah,gue ikut kerumah loe!"jawab Ziya pasrah.

KAMU SEDANG MEMBACA
Zhiciya Storie's
Teen Fiction[Follow sebelum membaca]mohon maaf jika cerita ini sangat jauh dari kata sempurna dan menarik karena saya baru pemula bye bye semoga suka genk........ Ini kisah tentang aku ziya,nama panjangku zhiciya valerie danurendra.aku yang bernasib buruk yg se...