Chapter 15

314 40 1
                                        

"DIA ITU GILA JEN! JANGAN PERCAYA SAMA DIA DIA ITU GILA!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"DIA ITU GILA JEN! JANGAN PERCAYA SAMA DIA DIA ITU GILA!

"TAE! dengerin aku.. aku gamungkin disini selamanya aku gamungkin sama kamu terus! aku- aku harus pulang tae"

"Jennie.. aku tauu tauu banget ini bukan dunia kamu tapi kamu bikin aku kecewa sekarang"

Jennie memiringkan kepalanya menatap taehyung bingung. Ya, sejak mereka pulang tadi dijalan taehyung terus mengoceh berkata bahwa neneknya sulli gila. karena menyuruhnya melakukan persembahan diair laut. dan juga, pria itu terus berkata tidak ingin kehilangan nya namun ia harus bagaimana? ia tak mau terus terusan menyakiti perasaan taehyung dan teman temannya. ia tak mau merepotkan semua orang yang telah merawatnya disini. ia juga butuh ibu dan ayahnya, walaupun ia tak pernah mendapat kasih sayang namun ia yakin ibu dan ayahnya pasti sedang mencarinya saat ini.

"Taehyung stop- aku tau kamu kecewa tapi bukan kaya gini caranya. aku harus pulang tae aku gamau jadi beban disini terus"

"aku sayang sama kamu jennie aku-"

"TAE! PLEASE BERHENTI

aku.. harus pulang tae"

Taehyung tertawa meledek.
"Jadi perjuanganku selama ini ga kamu anggep jen? JADI SELAMA INI KITA APA?"

Kali pertamanya, taehyung membantak dan menatapnya dengan tatapan kebencian.
membuat ia menahan nangis tak tahan dengan semua ini lagi.

"iya tae aku tau kamu suka sama aku, aku tau kamu juga sayang sama aku tapi ga gini caranya tae! please ngertiin aku"

"KAMU NYURUH AKU NGERTIIN KAMU TAPI KAMU GAPERNAH NGERTIIN AKU JENNIE!"

"tae aku-"

"udahlah! aku capek"

tanpa kalimat apapun lagi Taehyung mengakhiri perdebatan mereka. ia keluar dari rumah meninggalkan Jennie yang sedang berusaha mati - matian agar tidak menangis.



"Hanbin aku gamau berantem dulu ya sama kamu, aku capek sekarang"

"heh! maksudmu apa, emang aku ngajak berantem kamu hah"

Taehyung mendengus kesal
"biasanya kalau kita ketemu kamu ngajak berantem terus sih, aku sekarang lagi ga mau berantem sama kamu jadi jangan kumat dulu"

"sialan kamu tae"

Hanbin yang merasa penasaran pun mendekat kearah musuh bebuyutannya itu. iya, tumben aja musuhnya itu memasang muka melas seperti lelaki yang engga dikasih jatah sama istri. nope

"kamu kenapa tae? kok lemes gitu"

Taehyung kembali mendengus kesal
"tinggalin aku sendiri bin, aku lagi ga mood berantem sama kamu"

Hanbin yang kesal pun memukul lengan lelaki disampingnya itu. ia tidak merasa kalimatnya itu mengajak tawuran? namun kenapa lelaki disampingnya itu terus bilang bahwa ia tak mau diajak berkelahi? se jahat itukah dia selama ini? Hanbin malah merenung di samping taehyung yang juga sedang murung.

Time Traveller - taennieCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang