[ ON GOING ✔ SLOW UPDATE ]
dia kembali di tahun 1978 .
aneh mungkin, tapi itu semua bukan mimpi
Jennie gadis labil yang mengalami depresi
hidup nya berubah 180° persen di tahun itu
pertemuan singkat Jennie dan Taehyung
membuat kesan paling berma...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jennie terus menangis dan menangis didalam kamarnya. ia terus memikirkan apa yang dikatakan neneknya tadi setelah menjemputnya dilapangan. Iya, ia mengetahui satu kebenaran yang sangat menyeramkan sekarang. sangat sangat menyeramkan membuat dirinya hampir jatuh pingsan tadi
"JENNIE KIM!"
Kedua sejoli itu menoleh ke arah wanita yang kini berjalan dengan emosi mendatangi Jennie dan menarik tangan Jennie. "nek! nenek kenapa aku cuma main nek"
Neneknya di dunia yang sekarang benar benar berbeda. dimana letak sifat tulus dan lembut tutur neneknya itu?
"Jennie kamu belum bisa ngerti! ayo pulang"
Jennie menghempaskan tangannya ke udara. "Nek! AKU CUMA MAIN SAMA JISOO KENAPA NENEK SELALU NGELARANG AKU NEK?"
Sulli menatap mata gadis kecilnya itu dengan mata berkaca - kaca. sebenarnya ia tidak mau membongkar dihadapan nya dan teman temannya ini namun mau bagaimana lagi ? mungkin ini waktu yang tepat untuk menjelaskan yang sebenarnya ke cucunya itu.
"Nak.. teman temanmu dan semua orang yang ada disini mayat nak"
Jennie dan Jisoo membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang dikatakan wanita dihadapan mereka itu. Jisoo yang tak terima pun berjalan menghadap Sulli dengan pundak tegas dan berkata "SULLI! JAGA BICARAMU, AKU INI MANUSIA YA SIALAN! AKU MASIH HIDUP. KAMU EMANG GILA YA BENER KATA ORANG ORANG KAMU ITU GILA!"
Dengan nada emosi Jisoo membentak Sulli. seenaknya wanita itu bilang ia mayat, jelas jelas ia berdiri menapak ke tanah.
Jennie masih terdiam dengan apa yang baru saja dikatakan neneknya itu. apa maksudnya? mereka yang berada disekitarnya ini mayat?
"Diam Jisoo! kamu minggir sekarang"
Sulli kembali menarik tangan Jennie menjauh dari Jisoo. "Jen.."
"Jisoo.. aku bakal balik, kamu tungguin aja ya dilapangan"
Kini Sulli dan Jennie sudah sampai didalam rumah. Sulli masuk ke kamar Jennie dengan berkacang pinggang
"Kenapa kamu ngelanggar perintah nenek Jen?"
Sulli menatap bingung karena Jennie sedari tadi hanya diam dengan tatapan kosong menatap lurus. iya, dia masih shock dengan apa yang tadi dikatakan Sulli
Sulli yang mengerti pun menarik nafasnya dan duduk disamping Jennie.
"Semua yang ada dizaman ini mayat. di zaman kamu mereka ini orang orang yang udah gaada Jennie"
Jennie menoleh kearah neneknya itu. "Nek, Jisoo dan aku tidak terpaut lebih dari 40tahun! dan mungkin aja Jisoo masih berusia 60 tahunan. dia gamungkin jadi mayat nek! mustahil"
"Jennie dengerin nenek dulu"
Jennie terdiam dan kembali menatap lurus wajah neneknya. "Mereka itu cuma bayangan kamu, Jennie"