prolog

1.1K 121 18
                                    
















Pada sore hari, niat Haruchiyo ingin segera menyelesaikan misinya untuk membunuh para pengkhianat bonten yang berada di Yokohama.

Di tengah perjalanan ia tak sengaja melihat tubuh manusia yang hanyut di sungai. Ingin rasanya ia mengabaikan hal itu, tetapi dari dalam hatinya yang paling terdalam. Ia sedikit memiliki ketertarikan terhadap hal itu.

Kedua kakinya melangkah, lalu dengan secara refleks ia meloncat ke sungai.

Skip-

" Mendokusai na. " gumamnya.

Manik hijaunya menatap pakaian nya yang basah, lalu menatap orang yang baru saja ia selamatkan.

" Ba! "

Orang bersurai coklat yang di selamatkan oleh Haruchiyo, tiba-tiba bangun dari posisinya. Dan langsung menatap Haruchiyo kesal.

" Kenapa kau menyelamat-kan ku? " tanyanya dengan ketus.

Menyesal.

Itulah yang di rasakan oleh Haruchiyo. Ia sangat menyesal karena telah menolong orang di depannya.

Urat-urat kekesalan muncul di dahi juga pipi Haruchiyo. " Kuso ̄ hito. " gumamnya.

Sementara orang yang ada di hadapannya itu, masih menatapnya dengan kesal.

" Onshirazu no hito. " ucap Haruchiyo kesal.

Orang di depannya menghela nafas kesal.
" Ara, teknik bunuh diri ku gagal lagi. " ucapnya.

Haruchiyo di buat kebingungan oleh orang di hadapannya. " Kau......... orang gila. " batinnya

Tatapan orang di depannya semakin menunjukkan kekesalan.
" Aku bukan orang gila! "

Raut wajah Haruchiyo menunjukkan keterkejutan. " Orang aneh. " batinnya lagi.

Orang di hadapannya berdiri, dengan menatap Haruchiyo kesal.
" Dan aku tidak aneh. " elak nya.

Orang itu berbalik, memunggungi Haruchiyo. Ia menatap kebelakang, manik coklat hazelnut nya menatap Haruchiyo yang juga tengah menatapnya.

" Ore wa.....

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.



























- Dazai Osamu. "



















TBC.....

Crazy Executive ( Special Bonten Tokrev )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang