Chapter 2 ⚠️

35.4K 362 22
                                    

"Aa—aahhh"

Suara desahan dan geraman menggema di ruangan yang gelap. Tangan kekar milik lelaki itu terus bergerak dengan cepat, peluh keringat bercucuran membasahi tubuh atletis lelaki itu.

Tangannya yang satunya menggenggam hp yang menampilkan foto seorang perempuan yang baru ia liat tadi. Perempuan yang membuatnya, untuk pertama kali setelah ia mimpi basah dan pubertas, berdiri.

"A—ahhh Atha sayang"

crot crot crot

Sergio memuncratkan cairannya membasahi paha dan dan tangannya. Sergio baru saja coli setelah bertahun-tahun lamanya tidak mengeluarkan cairan. Sergio pertama kali coli saat mimpi basah namun setelah itu ia tidak pernah merasakan apapun saat melihat wanita sexy ataupun telanjang sekalipun.

Ia bahkan sampai pergi ke dokter untuk mengecek kesehatan dirinya namun semua di dalam dirinya sehat. Namun hanya melihat wanitanya sekali, ia langsung ngaceng dan berakhir coli di kamarnya.

Sergio menatap hpnya yang menunjukkan foto Agatha yang ia dapatkan dari instagram. Wanitanya itu memang sexy, badan tinggi, pantat montok, pinggang kecil dan payudara yang besar. Ia tidak keberatan jika wanitanya memakai baju yang sexy atau terbuka karena nanti badan itu hanya akan dijamah olehnya.

"Fuck baby, non sei nemmeno qui e sono venuta da te" (kamu bahkan tidak di sini dan aku sudah keluar untukmu) gumam Sergio

...

Sergio duduk di sofa ruang tamunya dengan whiskey di tangannya. Lelaki itu memang pecinta alkohol apalagi whiskey. Sergio menyesap whiskeynya sambil membaca dokumen yang ada di ipad miliknya.

Dokumen itu dikirim oleh Kevin dan isinya adalah berbagai informasi mengenai Agatha. Sergio memang orang yang berkuasa di beberapa negara. Ia memiliki berbagai macam bisnis dan ditakuti oleh banyak kompetitornya.

Ia bukan mafia seperti yang kalian pikirkan. Namun ia memang licik dan kejam, ia tidak akan segan-segan menghancurkan orang yang mengusiknya, tidak sampai membunuh karena pada akhirnya mereka akan membunuh diri mereka sendiri.

"Modelling sejak berumur 14" gumam Sergio, melihat berbagai foto Agatha yang sexy

"Fuck" Sergio melihat kebawah dan melihat penisnya yang sudah kembali menegang hanya melihat foto Agatha yang menunjukkan sedikit payudaranya

Sergio menaruh gelas whiskey dan ipad dimeja lalu melepas kaitan bath robenya memperlihatkan badan atletisnya yang telanjang. Tangan Sergio kembali memegang penisnya dan kembali mengocok penisnya, membayangkan wanitanya.

...

"hai fatto l'affare?" (apakah kamu sudah membuat kesepakatan?)

"Si capo, the meeting is tomorrow" (iya bos, meeting akan dilaksanakan besok)

"bene, controlla il tuo conto in banca" (baik, periksa rekening bank kamu)

Kevin yang berada di apartemen yang sudah dihadiahkan bosnya pun membuka hpnya dan melihat rekening banknya. Bosnya baru saja mengirimkan 150juta untuknya.

"grazie mille capo" (terima kasih bos)

tit

Telfon dimatikan dan Sergio langsung melempar hpnya ke samping. Ia kembali melihat ke penisnya yang akhirnya lemas. Setelah keluar tadi, penisnya tetap tidak ingin lemas dan terus mengacung tinggi membuatnya harus mengocok sampai membuat bath robenya basah.

"non vedo l'ora di vederti piccola" (tidak sabar untuk melihatmu sayang)

...

Agatha dan Tiffany kini sudah dalam perjalanan menuju Mortha corp. Agatha mendapatkan telfon tadi malam dari Tiffany, memberi tahu bahwa dirinya kini menjadi model dan ambassador Mortha corp.

Baby's Breath (21+)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang