"Punyaku juga tambah gede lho" sombong Sergio
"Hah?"
"Dulu kamu juga sering ejek punya aku, sekarang udah gede"
"Apa sih?"
"Ini lho yang dulu selalu kamu mainin" ucap Sergio sambil menunjuk penisnya yang sudah sedikit tegang karea grepe-grepe tadi
"Masa sih tambah gede"
"Beneran. Nih pegang" ucap Sergio yang menaruh tangan Agatha tepat di benjolan celana dalamnya
Agatha pun mengelus benjolan itu dan meraba batangnya dari luar celana dalam membuat Sergio menggeram rendah.
"Ih kok besar banget sekarang? Padahal dulu tiap kamu mau bobo aku elus-elus kecil tau"
"Gara-gara dulu sering kamu elus waktu aku mau bobo sekarang aku gabisa bobo kalo penis aku ga di elus-elus"
"Jadi kamu elus-elus sendiri gitu?" tanya Agatha geli dengan tangannya yang masih mengelus benjolan celana dalam Sergio
"Iya tapi tetep gabisa tidur jadi tiap malem aku minum melatonin" ucap Sergio
Agatha seketika langsung menghentikan gerakan tangannya dan menatap Sergio. Sergio ikut mendongak dengan bingung.
"ioo..." ucap Agatha sambil mengelus pipi Sergio. "Nanti aku elus ya sayang biar kamu bobo nyenyak"
Sergio seketika langsung mengangguk semangat membuat Agatha gemas.
"Mana aku mau liat yang katanya udah gede"
Sergio langsung berdiri dari kasur dan melepaskan celana dalamnya tanpa aba-aba. Penisnya langsung terpampang dengan jelas oleh Agatha. Penisnya berdiri dengan tegak.
Sergio kembali menidurkan dirinya di sebelah Agatha dan menggunakan kedua tangannya sebagai bantal membuat ototnya menonjol. Penisnya berdiri dengan tegak dengan sedikit pre-cum yang keluar dari kepala penisnya.
Agatha dengan perlahan langsung memegang penis Sergio dan mulai membelai penis Sergio. Sergio menggeram rendah dan ototnya mengencang.
"Sorry" ucap Agatha yang langsung menarik tangannya
"Itu punya kamu" ucap Sergio yang menarik kembali tangan Agatha dan meletakannya di penisnya
Agatha mengambil pre-cum yang ada di kepala penis Sergio dan mengoleskan pre-cum itu di batang Sergio. Agatha lalu mulai dengan perlahan mengocok penis Sergio. Melihat bagaimana penis Sergio mengikuti gerakan Agatha yang turun lalu naik.
"Ohhh baby ahhh"
crot crot crot
Sergio mencapai klimaksnya dan menyemprotkan spermanya mengenai tangan Agatha dan absnya. Sergio lalu mengambil lap di laci meja tidur dan mulai membersihkan sperma dari tangan Agatha dan absnya.
Sedangkan Agatha dari tadi melihat bagaimana penis Sergio mengeluarkan sperma dengan kagum. Agatha lalu kembali menyentuh penis Sergio yang sudah melemas membuat penis itu langsung bereaksi dan kembali berdiri.
"Ihhh lucu banget"
Sergio menatap penisnya dengan malas dan mengehela nafas. Sejak kapan penisnya menjadi murahan? Padahal dulu mau disodori wanita yang telanjang sekali pun penisnya tidak berdiri namun ini hanya dipegang sekali langsung berdiri.
"Mau mainin lagi"
"Besok aja ya baby"
"Tapi kamu bilang punya aku"

KAMU SEDANG MEMBACA
Baby's Breath (21+)
Romance"Sir, pesawat akan segera mendarat" ucap Kevin pada atasannya "Apakah kamu sudah menemukannya?" "Iya sir. Dia sekarang seorang model di VS Entertainment" "Masih menyukai bunga?" "Hanya baby's breath sir, dia alergi pada bunga yang lainnya" "Hm, ka...