Yatagami Sora adalah seorang anak muda yang kehilangan segalanya, Orang tuanya dijebak oleh kesalahan yang tidak pernah mereka lakukan, Setelah itu tidak ada teman dan keluarga lain yang mau menerimanya, Dan berkat itu Sora kehilangan kepercayaan pa...
Setelah diteleportasi oleh Yui. Zora, Kirito, dan Rio semuanya berada di lorong putih dan baik Yui maupun Rio tidak lagi dalam bentuk Pixie mereka.
[ Rio dan Yui ] : Papa...? Ayah...?
[ Kirito ] : Yui?
[ Zora ] : Rio?
[ Kirito ] : Dimana kita?
[ Yui ] : Aku tidak tahu. Tidak ada data pemetaan yang tersedia.
[ Zora ] : Selain itu, apakah kalian tahu di mana Asuna?
[ Rio ] : Ya. Dia dekat..bahkan sangat dekat. Lewat sini!
Baik Yui dan Rio kemudian mulai berlari menyusuri lorong dengan Kirito dan Zora mulai mengikuti mereka, mereka berdua berbelok di tikungan dan membuka pintu di dinding dan Kirito dan Zora mengikuti mereka melewatinya dan terus mengikuti mereka dan mereka berada di luar pohon dan mereka melihat apa yang tampak seperti jalan setapak di cabang pohon.
[ Kirito ] : Apakah ini? Apakah ini puncak Yggdrasil?
[ Zora ] : Tidak ada apa-apa selain pohon di sini? Bukankah ada kota terapung di atas sini...?
[ Kirito ] : Benar, itu bohong! Dia akan membayar! Pencarian Besar apa pun, Semuanya.
Zora kemudian mendongak dan melihat sangkar burung di atas pohon.
[ Zora ] : Lihat!
Kirito, Yui, dan Rio mendongak dan melihat sangkar burung juga.
[ Kirito ] : Tapi pertama-tama, ayo selamatkan Asuna.
Mereka berempat terus berlari di jalan menuju sangkar burung dan begitu mereka sampai di sana, mereka menemukan Asuna. Asuna sedang berbaring di tempat tidurnya dan Yui memanggilnya.
[ Yui ] : Mama!
Asuna langsung berdiri dan berbalik dan melihat Kirito dan Zora dan Yui dan Rio berdiri di depan pintu dan Asuna mulai menangis melihat mereka dan Yui membuat pintu hancur dan dia berlari ke arah Asuna dan memeluknya.
[ Yui ] : Mama!
[ Asuna ] : Yui!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
[ Yui ] : Mama... Mama!
Kirito kemudian berjalan masuk dan langsung menuju Asuna dan dia tersenyum padanya.
[ Asuna ] : Kirito.
[ Kirito ] : Asuna.
Kirito dan Asuna saling berpelukan dan menempelkan dahi mereka.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.