Aku tidak tau apa yang terjadi malam tadi dengan jelas. Tapi yang pasti, Kenzi menghajar Ian dengan kesetanan, orang tuaku datang dan Ibuku memelukku, serta aku yang hanya diam dengan pasrah menatap Kenzi yang mengamuk membabi-buta. Setelah Kenzi menghajar Ian, Ibuku memberikan aku minuman, lalu Ibuku memaksaku untuk meminumnya. Aku meminum minuman itu, lalu kulihat Kenzi menyeret Ian keluar kamarku. Dan saat aku hendak akan mengejar untuk melerai emosi Kenzi, tiba-tiba saja kepala ku terasa berat dan lalu aku tidak ingat apapun lagi, Ibuku membius ku dengan obat yang yang telah dicampur kedalam minuman itu.
•
•
•
•
•
Aku merenung, dan memikirkan tentang apa yang terjadi malam tadi setelah Kenzi menyeret Ian keluar dari kamarku. Sampai aku merasakan seseorang duduk di sampingku dan menanyakan diriku sedang apa. Saat aku menoleh, ternyata itu kedua abangku yang sudah pisah rumah dengan kami.
"Jangan terus memikirkan kejadian malam tadi, itu tidak baik" Ujar Abangku yang paling tua.
"Aku tidak" Balasku singkat.
"Jangan bohong, mulutmu berkata tidak, tapi matamu berkata ya dengan sangat jelas" Sanggah Abangku yang kedua.
"Aku akan menanyakan kepada bapak tentang apa yang terjadi" Ujarku lalu aku pergi menyusul Bapakku.
Kulihat Bapakku sedang duduk diruang tamu menikmati kopi sambil melihat berita di TV. Aku langsung saja menyamperi bapakku dan bertanya tentang kejadian malam tadi dengan jelas. Awalnya bapakku menolak dan berkata tidak ada yang terjadi dengan serius. Tapi aku tidak percaya dan terus mendesak bapakku untuk jujur. Aku tidak bodoh untuk percaya dengan perkataan bapakku begitu saja. Aku yakin pasti ada sesuatu yang serius sudah terjadi.
"Baiklah, bapak akan mengatakan yang sebenarnya" Final Bapakku karna desakan ku. Menarik nafas pelan dan kemudian menghembuskannya lagi, kemudian bapakku berkata. "Kenzi membatalkan pertunangan kalian, dia kecewa dengan apa yang sudah dilihatnya malam tadi, dan dia berkata kalau kau tidak perlu menghubunginya lagi".
Aku terkejut, dan menatap tidak percaya kepada Bapakku. Kenzi memutuskan dengan sepihak?Tapi kenapa dia tidak meminta penjelasan dulu kepada ku ataupun keluarga ku?. Bapakku dan kedua abangku hanya diam melihat aku yang menangis. Aku tidak perduli jika mereka diam, tapi kenapa mereka membiarkan Kenzi memutuskan nya dengan sepihak? Mengapa mereka tidak mencoba berunding dahulu.
Kutatap bapakku dengan memohon dan berkata. "Pak, aku mohon, bantu aku untuk membujuk Kenzi. Aku sudah mencintai nya, Pak. Aku tidak ingin hubungan kami putus begitu saja. Kami sudah berjanji akan hidup sampai menua dan asal menjemput kami. Aku mohon Pak, bujuk dia, dan bantu aku".
Bapakku yang melihat aku menangis sambil memohon pun tidak sanggup melihatnya. Karna bujukkan kedua abangku juga pun bapakku setuju untuk membantuku kembali berbaikan dengan Kenzi. Kami pun memutuskan untuk pergi kerumah Kenzi saat malam hari nanti, setelah makan malam. Aku tentu bahagia, dan juga sudah tidak sabar.
•
•
•
•
•
Kosong. Hanya itu yang menjabarkan rumah Kenzi saat ini. Aku sudah mengetuk pintu berkali-kali, namun tidak ada sahutan sama sekali dari dalam. Saat aku pergi kebelakang, aku melihat pintu belakang rumah Kenzi terbuka. Aku yakin pasti ada orang di dalam rumah Kenzi. Dan saat aku hendak memanggil Kenzi kembali, tiba-tiba Nika, adik Kenzi mucul dibelakangku.
"Lagi apa, kak?" Ujarnya mengagetkan ku.
"Nika, kau dari mana? Aku memanggil sedari tadi, tapi tidak ada yang menyahut. Apa Kenzi pergi keluar?" Tanyaku.
"Oh, iya, abang pergi membeli beberapa keperluan untuk nanti" Jawab Nika.
Nanti, ada apa dengan nanti? Saat aku kembali mengingat-ingat, aku langsung tersadar. Kenzi hari ini mengadakan acara memperingati kematian kedua orang tuanya kesekian kalinya. Dan aku juga berjanji akan membantunya untuk itu. Kulihat lagi Nika dan bertanya kapan Kenzi akan pulang, dan Nika bilang dia tidak tau pasti. Karna dia juga tidak tau kapan Kenzi perginya. Mendengarnya aku menghela nafas kecewa, setelah aku mengatakan kalau aku akan menunggu Kenzi dan di iyain oleh Nika, aku kembali mendatangi Bapak dan kedua abangku yang memang ingin ikut menyelesaikan masalahku dan Kenzi.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Dream [End]
Random•Rasanya seperti nyata. Tapi saat aku sadar, ternyata ini hanya mimpi• - Aku. ˚✧₊⁎❝᷀ົ≀ˍ̮ ❝᷀ົ⁎⁺˳✧ Mulai : Min, 5 Juni 2022. Selesai : Kamis, 16 Juni 2022.
![My Dream [End]](https://img.wattpad.com/cover/312595011-64-k311041.jpg)