Mendengar cerita serta nasihat yang di berikan mamah Bryan kepada kita-kita, Ramadhan, Rey, Zein, Bella, Dita dan Novi merasa bahwa Bryan adalah sosok abang untuk mereka.
Seusai Mamah Bryan pamit kepada kita, kita pun masuk ke dalam ruangan tersebut.
"Mamah udah pulang, sekarang kita masuk ke dalam ya" Ucap Rey.
"Cccllleeekkkk" Rey membukakan pintu.
"Inget kata Mamah, Bryan pernah ngelakuin apa yang kita sendiri gak tau. Mulai detik ini kita keluarga bukan lagi sahabat atau teman, jika pun nanti Novi tidak berjodoh dengan Bryan ataupun gua ga berjodoh sama Bella, begitupun Rey dan Dita, kita harus tetap berkumpul membawa jodoh kita masing-masing. Kalian janji?" Ucap Ramadhan.
"Walaupun itu berat buat kita, kita harus bisa menerima takdir Tuhan. Kita harus tetap berkumpul walaupun beda jalan maupun beda jodoh" Saut Zein.
"Iya gua janji Ram, gua bakal tetap kumpul sama kalian" Jawab Rey.
"Gua juga janji Ram" Jawab Dita.
"Sama gua juga" Ucap Bella.
"Aku juga janji sama diri aku sendiri, aku bakal tetap berkumpul dengan kalian, sekalipun Bryan bukan jodoh aku" Ucap Novi.
Untuk mengikat perjanjian tersebut, mereka pun berpelukan satu sama lain dan berjanji akan menepati janji yang telah mereka buat, tak lama kemudian Bryan seperti siuman.
"Whoooooo" Teriak Bryan.
Mendengar suara Bryan, mereka bergegas menghampiri Bryan dan berbicara dengan Bryan.
"Sayang, syukurlah kamu siuman" Ucap Novi.
"Aku di mana yaa" Ucap Bryan.
"Lo di rumah sakit Yan, lagi di rawat pasca kecelakaan lo tadi pagi, jangan banyak gerak dulu" Jawab Ramadhan.
"Tolong bangunin gua" Ucap Ramadhan.
Bella pun membantu membangunkan Bryan dari tidurnya.
"Oh, gua kecelakaan ya?" Ucap Bryan.
"Iya, lu abis koma" Jawab Rey.
"Pantesan, gua tadi mimpi, kalau gua di bawa sama seseorang. Dia orangnya serem banget, pokoknya gua sampe takut gitu dah, eh ga lama kalian datang terus narik-narik gua, makannya gua langsung ke bangun" Jelas Bryan mengenai mimpinya tersebut.
"Itu lo lagi mimpi buruk, yang penting lo siuman" Jawab Ramadhan.
"Gua laper woe" Ucap Bryan.
Mendengar ucapan Bryan, Novi lalu mengambil makanan yang sudah di beli oleh Rey dan Dita.
"Sebentar ya sayang" Ucap Novi kepada Bryan.
"Iya sayang" Jawab Bryan.
Seusai Novi mengambil makanan, Novi pun menyuapkan makanan tersebut kepada Bryan.
"Yammyamyam" Suara dari mulut Bryan.
"Enak ya masakan kamu" Ucap Bryan.
"Enak ya masakan kamu, enak ya masakan kamu, ini gua beli ama Dita tadi di depan" Ucap Rey.
"Lah, gua kira masakan Novi" Jawab Bryan.
"Dah lo makan dah, ngantuk gua mau tidur, kalian kalo mau tidur gelar karpet aja" Ucap Ramadhan.
"Kalian tidur aja, aku nemenin Bryan dulu" Jawab Novi.
Ramadhan, Rey, Zein, Bella dan Dita pun menggelar karpet dan mulai tidur, namun Novi masih berbincang dengan Bryan
"Tadi mamah ke sini loh" Ucap Novi.
"Terus mana sekarang?" Jawab Bryan.
"Dia udah pulang, katanya ada urusan yang harus dia urus, dia juga nitipin kamu ke aku" Ucap Novi.
KAMU SEDANG MEMBACA
LIAR (21+) {Completed}
JugendliteraturCERITANYA SUDAH TAMAT YA, KELANJUTANNYA ADA DI BUKU KEDUA INSTAGRAM: @baydiprtm_
