Jangan pelit buat vote!!!
*
*
HAPPY READING!!
*
*
*
*
"Salila.... ayeuna.... Ayana.... di mana...."
"Ku te sangka.... salila... midua...cinta..."
Suara bocah cedal memenuhi salah satu unit kamar apartemen, seraya memainkan handphone bocah kecil itu terus bernyanyi. Didapur sambil menggelengkan kepalanya seorang wanita tengah memasak, terkekeh geli akan kelakuan anaknya.
"Salira? siapa Cello? Teman Cello?"tanya sang Mommy.
Cello diam, namun tangannya aktif memainkan game di handphone, mulutnya komat Kamit karena musuhnya digame nggak mudah di kalahkan.
"Yaaaah, kalahhhh"Cello mendesah pelan.
Mommy nya hanya tekikik, gemes banget sama anaknya ini.
"Ih, ini gara gara mommy, kan Ello jadi kalah"ucapnya cemberut.
"Kok mommy yang disalahin?"Mematikan kompor lalu mendekati Ello disofa.
"Iya, mommy mengganggu konsentelasi Ello main" bibirnya mengerucut.
"Hahaha, ngomong R aja belum bener, mau sok sok an main game itu, dasar bocah, bocah" mengacak gemas rambut cello.
"Ckk, mommy, lambut Ello jadi lusak, nggak ganteng lagi dong" kesal Ello sibuk membenahi rambutnya.
"Anak mommy selalu tampan kok, mau digimanain juga" ia semakin mengacak rambut Ello.
"Nggak nyangka aku mampu membesarkan Ello sampai sebesar ini"
"Mommy tadi nanya Ello apa pas lagi main game?"
"Itu, salira siapa? Temen Ello? Kok mommy nggak tau?"ia cukup terkejut mendengar anaknya menyebutkan nama salira, se tahunya Ello nggak cukup dekat dengan anak² lingkungan sini sama di Playground, anak itu terlalu pendiam jika diluar.
"Oh, itu lagu yang lagi hits mommy"jawab Ello santai.
"Tau dari siapa? Mommy kira nama anak cewek ?"goda sang mommy.
"Ckck bisa bisa nya mommy mikil gitu, Ello tau dari papi lenza, semalem papi sama Ello liat tiktok"
Mata sang Mommy melotot, Rupanya sang kakak biang kerok nya.
Mommy dari Ello dialah Yena, gadis bar bar itu yang beberapa tahun lalu melakukan hal gila, menjebak seorang NEGIME STUART MILLY, dan ini hasilnya, benih yang ia curi dari korbannya kini tumbuh menjadi anak yang tampan, menggemaskan juga pintar.
Yah, sudah lima tahun berlalu, Yena tak pernah menyesal melakukan nya, tapi yang bikin Yena kesal kenapa Ello Mirip pria itu, bukannya Yena, apa Egi mengutuk dirinya? sial! Seperti nya ucapan Renza waktu itu benar.
"Sayang, sebaiknya, kalau papi Renza ajak Ello main hp, Ello jangan mau, lebih baik Ello main dikamar"
"Lohh, kenapa?"
"Nanti otak Ello dicemari oleh pikiran buruk papi Renza"
"Ih, selu tau main sama papi"
"Pokoknya nurut mommy"perintah Yena.
KAMU SEDANG MEMBACA
BERSAMA DENGAN MU( 21+) (TERBIT)
Chick-LitWARNING 21+⚠️🔞 Bukan tentang kisah cinta sang pria yang mengejar cinta si wanita lalu hidup bahagia bersama. Bukan!! Kalian pasti selalu dengar kan kisah cinta seperti itu??. Mungkin umum jika pria lah yang mengejar cinta wanita pujaannya, tapi apa...
