⚠️[FOLLOW DULU SEBELUM BACA!]⚠️
Beberapa chapter telah di revisi!
[Bijaklah dalam membaca dan berkomentar!]
Menceritakan tentang kisah seorang gadis dan pria yang dijodohkan oleh kedua orang tuanya.
Khadijah Aleyna Putri
Gadis cantik dan sederhana...
"Siap, Bundahara." Fahri memberikan tanda hormat pada Bunda.
Kemudian Khadijah masuk ke dalam mobil lebih dulu karena Gus Hafizh dan Fahri akan meletakkan barang-barang yang mereka bawa untuk dimasukkan ke dalam bagasi.
"Dada." Salimah membalas lambaian tangan Khadijah saat mobilnya sudah melaju.
"Dek!" Panggil Khadijah.
"Iya, Mbak. Kenapa?" Tanya Fahri.
"Emangnya Bunda mau kemana? Kan yang meeting cuma Abah doang."
"Hmm, anu, Mbak. Bunda harus ngawani Abah untuk meeting, soalnya hari ini asistennya Abah nggak bisa masuk karena sedang melakukan acara akad diluar kota," jawab Fahri.
"Ooh, gitu toh. Yaudah deh."
Mata Khadijah tertuju pada sebuah paperbag yang berada di dekat kakinya. Khadijah ingin membuka paperbag tersebut, namun tidak bisa. Kalau saja dia mengambilnya, pasti Faizan akan kejepit karena tubuh Khadijah yang merunduk ke bawah.
"Mas!"
"Iya, sayang?" Jawab Gus Hafizh dengan lembut.
"Itu apa?" Gus Hafizh mengikuti arah jari Khadijah yang sedang menunjuk sesuatu.
"Saya juga nggak tau. Tapi semalam paperbag itu dari Fardhan."