⚠️[FOLLOW DULU SEBELUM BACA!]⚠️
Beberapa chapter telah di revisi!
[Bijaklah dalam membaca dan berkomentar!]
Menceritakan tentang kisah seorang gadis dan pria yang dijodohkan oleh kedua orang tuanya.
Khadijah Aleyna Putri
Gadis cantik dan sederhana...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
•••
"Udah? Ayo pulang," ajak Fatimah yang diikuti oleh kedua menantunya, Khadijah dan Rizka.
Ketiga pria yang berdebat tadi pun hanya saling memandang satu sama lain dengan posisi masih berdiam diri ditempat.
"Mereka pulang loh," ujar Nufardhan yang menyadarkan mereka.
Serentak Gus Hafizh dan ustadz Zikri langsung berlari menyusul Ummi, Khadijah dan Rizka. Sedangkan Abi Hasan, ia masih diam sebelum pada akhirnya Abi Hasan juga ikut menyusul.
"Tunggu!!" Teriak Abi.
"Ya Allah. Mana udah berumur, lari-lari pula," ucap Tita.
"Hushh!!"
Tita yang ditegur seperti itu pun hanya bisa cengengesan dan membentuk huruf v pada jarinya.
"Pulang?" Tawar Nufardhan kepada istrinya itu.
"Jalan-jalan dulu deh, boleh nggak?"
"Hmm..." Nufardhan memberi jeda pada ucapannya untuk berpikir.
"Mau kemana?"
"Kemana aja, atau kita ke alun-alun juga nggak papa," jawab Tita.
"Let's go, my wife." Nufardhan menyatukan telapak tangannya dengan telapak tangan Tita.
Kemudian mereka berlalu meninggalkan tempat tersebut dan berjalan menuju parkiran. Setelah itu, Nufardhan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
Sesampainya di alun-alun, semua terlihat tampak sepi dan sunyi. Hal tersebut berhasil membuat Nufardhan mengerutkan keningnya.