"Aku dekat sama elizer karena waktu itu mama ngancem aku, mama bakalan nyingkirin papah, kalau aku Sampek nikah sama kamu."
"Kalau kita nikah,otomatis papah gak akan nikah sama mama"
"Tapi aku masih ngotot pacaran sama kamu Al, mamah yang licik, nekat dan papah yang udah tau gimana mamah"
" Entah gimana mamah ganti ngancem papah. Mamah ngancem keselamatan elvaira dan tante zaleena Al"
"Aku tau semua hal ini begitu Rumpang dan sulit dimengerti, begitu juga papah kamu. Papah kamu ngerasa nyesel pernah masuk di kehidupan mamah aku"
"Tapi satu, tujuan mamah aku itu pengen nikah sama papah kamu dan mamah pingin papah cuman hidup bahagia sama kita dengan segala harta yang papah punya"
"Akhirnya papah nurutin permintaan mamah, karena papah tau mama orangnya nekat. Dan saat itu juga aku dibohongin sama mama, mama bilang kalau dia bisa nikah sama om zayden bakal biarin hubungan kita, tapi mamah malah jodohin aku sama elizer..."
"Dan kamu tau kalau aku gak terima perjodohan itu, nyawa papah adalah taruhannya Al" Sesak rasanya untuk lyona menceritakan segala hal buruk dimasa masa itu, ia hembuskan nafas panjang lalu ia tarik kembali setelahnya kembali ia teruskan ceritanya.
"Aku yang dari kecil gak pernah dapat kasih sayang dan pas papa Dateng dengan segala rasa sayangnya ke aku. Aku bahagia Al bahkan saat papah izin buat ketemu sama elvaira aku gak izinin"
"Karena amh takut elvaira bakal rebut papah dari aku, oke back to topik aku masih bersikeras gak Nerima perjodohan itu, aku sampai kabur ke Jawa timur Demi lawan mama, aku bingung Al aku takut waktu itu kalau cerita ke kamu. Kamu bakalan nyusun rencana buat jauhin papah dari mama dan berakhir aku dan papa yang jadi sasaran mama"
"Akhirnya dengan segala bujukannya, dan setelah aku denger istri pertama papa meninggal aku memutuskan untuk balik lagi dan ya seperti yang kamu ingat"
"Akh kembali, dan mama yang semakin memaksa akh Nerima elizer kalau aku nolak elizer mamah bakal bunuh papah"
"Entah apa tujuannya"
"Aku tertekan Al, aku coba terima elizer waktu itu demi papa kita Al"
"Tapi apa yang aku dapet dari elizer? Elizer lecehin akh Al dia kasar sama aku, dia buat akh hampir mati ditangannya..." Tangis lyona tak dapat lagi di tahan saat menceritakan bagian ini, karena ini adalah bagian terberat dari hidupnya.
"Aku sempet pontang panting sampe gak nerusin sekolah, akhirnya aku minta udahan dari elizer dan untungnya keluarga elizer mengiyakan itu,
gak berselang lama kamu balik kerumah membawa elvaira dan disaat itu kita lihat papa..."
"Papa harus meregang nyawa karena mamah racun minuman papa"
Alvaro hanya diam mendengarkan setiap cerita dari Ansel, ternyata wanita dihadapannya ini juga sama tertekannya dengan dirinya! Ia tidak bisa menelaah karena wanita sialan yang tak lain adalah ibu Ansel.
"Setelah kamu bawa papa kejakarta buat di kebumikan gak lama dari itu aku juga ke jakarta. Aku rubah identitas aku mulai dari WNA sampai WNI bahkan aku sempet lakuin hal hal gila, kaya operasi bentuk hidung, bentuk mata yang bisa ngubah wajah aku"
"Tujuannya biar aku gak dikenali sama mama ataupun orang cari keberadaan aku. Untung keluarga papa masih inget sama aku, Dan berkahir aku di asuh sama bibi ku, ibunya Galang"
"Galang?" tanya Alvaro bingung
"Iya Galang sepupu aku"
"Lo egois ya sel"
"Iya emang ak-" Lyona menjeda jawabannya setelah berfikir bahwa sekarang ia tidak lagi berhadapan dengan Alvaro 6 tahun lalu yang mencintai nya dan selalu menggunakan aku-kamu.
"Iya gue egois" Imbuh lyona dengan nafas berat.
"Coba kalau Lo bilang dari awal sama gue, bakal gue bantu cari jalan keluarnya. gue gak akan kehilangan 2 nyawa sekaligus" Ucap alvaro
"Dan kalau aja ketakutan sialan Lo itu, gak ada mungkin gue masih bisa lihat papa sama mama gue"
"Kalau Lo bolehin papa ketemu sama gue, gue yakin gue gak akan benci sama almarhum papa" entah kapan datangnya tapi tiba tiba elvaira sudah disamping Alvaro
"Dan gue gak bakalan lihat mamah depresi berat kaya gitu sel"
"Mungkin gue gak akan dapetin juga tubuh papa saat racun itu bereaksi" Imbuh elvaira lagi.
Alvaro menahan tangisnya agar tak tumpah disini ia baru sadar kalau sekarang ada Galang dkk berserta istrinya.
"Emang semua salah gue dari awal, kalau gue gak kenalin papa Lo ke mama gue mungkin mama gak akan suka sama om zayden"
"Dan mungkin keluarga kalian bakalan terus bahagia, dan Tante zaleena gak akan meregang nyawa" ansel menangis karena ia merasa sakit saat mengorek masalah itu
"Terus tujuan Lo masuk kehidupan kita apa? Mau buat gue jauh sama bang Al? Atau buat apa, anjing" Elvaira sudah emosi ia meninggikan suaranya
"Ini tujuan gue, gue pengen ngungkap ini semua dan minta maaf sama kalian berdua. Bahkan gue rela nerusin paket C dan ngerengek bisa masuk di kelas umum, demi bisa tau tentang kehidupan kalian"
"Setelah ini gue nikah dan gue bakal ikut suami gue, gue janji gak bakal ganggu siapapun dari kalian gue udah nyesel atas keegoisan gue kemarin"
"Atas nama mama gue, dan perbuatan mama gue-"
"Sekali lagi gue minta maaf, maaf sebesar-besarnya ikhlasin gue Al, akhiri kisah rumit kita. Lo berhak bahagia begitupun gue, gue Gamau hidup dibayang masalalu antara Lo dan keluarga Lo"
"Elvaira, Lo gabisa benci papa. Karena papa selalu cerita gimana lucunya dan cantiknya putri dia sampai buat gue cemburu"
"Alvaska Wirmata Andriano, gue tau Lo kenal nama itu. Dan gue bakal nikah sama alka 2 minggu lagi"
"Sekali lagi gue minta maaf, gue cabut dulu ya?" Ansel mengusap air matanya dan hendak pergi meninggalkan tapi suara Galang membuat langkah
"Elvaira sama Alvaro juga berhak bilang terimakasih sama Lo, Ly" ucap Galang membuat semua yang ada di sana bingung
KAMU SEDANG MEMBACA
RUMPANG
Novela JuvenilElvaira sangat mencintai Galang, tapi entah mengapa Galang enggan menerima cintanya. Banyak penolakan, banyak olokan. Tapi Elvaira tidak menggubris hal hal itu, tapi di lain sisi Galang suka pada desicha. Apapun akan lakukan untuk melindungi desicha...
