DAY 14

3 0 0
                                    

ATTETION PLEASE

Cerita ini 100% fiksi
Tidak sama dengan real life atau kehidupan nyata yang ada, semua yang ada di cerita ini adalah hasil halu yang ada di otak author.
Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang pas, typo dan tidak sesuai dengan KBBI dan EYD.

Terima kasih
selamat membaca

Selamat datang !
Bagai mana hari mu?
Silahkan bersantai
Dan selamat membaca
¥
|
|
|
|
=======

Qai mulai membuka matanya melirik jam untuk mengetahui jam berapa sekarang. "Jam 5?"gumam qai setelah itu lanjut memejamkan matanya lagi.

"YA ALLAH JAM 5, ANJIRRR TELAT!!!"teriak qai yang langsung bangkit dari tidur nya dan lari ke kamar najla dan alina.

"NAJ, LIN BANGUN KITA KESIANGAN??!!"teriak qai

"HAH?! Jam berapa sekarang anjirr??!"panik alina sedangkan najla hanya menatap kefua temannya sambil ngumpulin nyawa.

Qai langsung buru-buru mandi dan bersiap pagi ini ada pengajian pagi yang di adakan di masjid dan semua yang ada di pondok harus ikut, terlebih mereka harus wajib hadir kalo enggak akan di hukum sama seperti santri.

"Lin lu bangunin bocah deh kek nya mereka belum bangun juga "suruh qai

"Iya bentar pake kerudung dulu"

Dan disini lah mereka sekarang jalan cepat secepat mungkin menuju masjid dengan tampang acak-acakan bahkan laith, waqas, naufal gak sempet mandi cuma cuci muka doang.

"Ini pokoknya gara-gara tugas"ujar naufal

"Kalo di hukum salah siapa nih?"tanya waqas

"Salah masing-masing kenapa pada lupa"saut najla

"Ekhem!"

Seketika Mereka berenam langsung mematung mendenggar ada yg mendehem.

"Anjirr ketauan cok"bisik naufal

"Mati dah kita"balas waqas

"Negok gak nih?"tanya laith

"Lu duluan, liat siapa orang nya"suruh alina

"Barengan lah biar adil"kata laith

"EKHEM!!"

"Hayok negok!"kata qai, dan sedetik kemudian mereka negok melihat orang yang mendehem tadi.

"Eh? Pa-pagi gus zayn"sapa waqas, ternyata zayn berdiri dengan tangan di kantong tepat di  hadapan mereka sekarang.

"Hallo gus"sapa naufal

"Assalamualaikum gus hehehe"sapa laith sedangkan para cewek nunduk.

"Ini gus zayn ngikutin kita?"bisik alina

"Gak tau anjir kek nya iya"jawab qai

"Waalaikumsalam, pagi juga"sayt zayn dengan senyum manis tapi ada maksud tertentu.
"Kalian telat yaaa?"

"Eh iyaa gus ini tadi semalem apa tuh ngerjain itu dulu gus"jawab laith

"Ngerjain apa? Kalian lupa yaa pagi ini harus bangun jam 3 dan kumpul di masjid?"tanya zayn

"Enggak gus gak lupa kok kita "jawab qai mencoba meyakinkan zayn.

"Terus kenapa telat? Acaranya sudah mau selesai

KARNA SEBUAH PERMINTAAN TERAKHIRTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang