HAPPY NEW YEAR!
Aku bawa epilog spesial tahun baru nih ^^
——————
6 tahun sudah berlalu, banyak perubahan yang terjadi termasuk kehidupan Jungwon. Orang tuanya resmi bercerai dan ia mendapat ayah baru yang membuat keluarganya kembali harmonis.
“selamat dat– Jungwon?!” pekik Sunoo ketika melihat kekasih nya masuk ke kafe kecil miliknya.
Lelaki manis itu berlari kecil lalu memeluk kekasihnya yang sekarang sedikit lebih tinggi darinya.
“katanya pulang jam sepuluh, kok sekarang sudah pulang? padahal masih dua jam lagi loh” tanya Sunoo penasaran.
Jungwon mengecup pipi gembul Sunoo lalu menjawab, “ayah yang suruh, lagian ini kan tahun baru sayangku..”
Pipi Sunoo merona, di sekitar mereka masih ada sekitar 5 pelanggan. Ia sedikit malu.
“ayo ke ruanganku dulu, aku malu..” cicit Sunoo.
Jungwon terkekeh lalu menggandeng si manis kemudian membawanya ke ruangan miliknya.
“abis ini tutup cafe nya ya? aku mau ajak kamu jalan-jalan” ajak Jungwon to the poin.
Mata Sunoo membulat karena senang mendengarnya, mereka berdua akhir-akhir ini jarang menghabiskan waktu bersama karena Jungwon sibuk membantu ayah tirinya.
“Jeongwoo ya, sebentar lagi tutup aja, maaf ya kalau semisal hari ini aku ngga bisa kasih libur...” ucapnya pada temannya yang membantunya membuat juga menjalankan cafe ini.
“ngga masalah, lagian juga aku ngga bakal ada kegiatan, hahaha”
Jungwon tersenyum kecil. Ia tiba-tiba mengingat saat dirinya kesepian, hal itu membuat Jungwon sangat paham perasaan lelaki itu.
Jungwon bangun dari duduknya lalu menepuk bahu Jeongwoo, “semoga tahun depan semuanya berubah ya, semangat”
Jeongwoo mengangguk, “ya, terimakasih”
*****
Tujuan pertama mereka adalah pasar malam. Kemudian mendekati jam 11 malam, Jungwon nantinya akan mengajak Sunoo melihat kembang api di bukit.
Jungwon menghentikan mobil hitamnya, ia melirik ke samping lalu tersenyum ketika mendapati si manis sedang tertidur nyenyak. Ia jadi tidak tega membangunkannya.
“hei... sayangku?” Jungwon menepuk pelan pipi gembul itu.
Mata rubah itu perlahan terbuka. “eung? sudah sampai ya? maaf aku ketiduran”
“ayo bangun, di tempat ini katanya banyak makanan kesukaan mu loh”
Jungwon keluar dari mobilnya lalu membukakan pintu untuk Sunoo.
“muka ku jelek ngga ya..?”
“emang pernah jelek? kamu bangun tidur gini masih cantik kok” jawab Jungwon jujur.
“aku ganteng!”
“iyaa, sayangku ganteng. Ayo jalan” Ajak Jungwon sambil menggandeng tangan lelaki di sebelahnya.
Sunoo tersenyum. Sama seperti tahun kemarin, Jungwon bilang ia sibuk tapi selalu menyempatkan waktunya untuk menemani Sunoo melihat kembang api atau sekedar jalan-jalan.
“ada ice cream roll rasa mint choco tuh, mau ngga?” Jungwon menunjuk kios yang menjual ice cream roll.
Mata Sunoo berbinar. Tanpa babibu ia langsung menggandeng tangan Jungwon lalu berlari ke arah penjual ice cream roll itu.
“mint choco satu toping coklat sama coklat toping choco chip satu ya kak”
Diam-diam Jungwon tersenyum kecil. Sunoo cepat sekali menghafal rasa ice cream favoritnya baru baru ini.
*****
Pukul 11.30, Jungwon dan Sunoo sudah berada di bukit yang Jungwon sering datangi dulu.
Dengan ditemani lampu remang-remang dan sosis bakar juga beberapa minuman yang mereka beli tadi. Sederhana namun Sunoo sangat menyukainya.
Sunoo menyenderkan kepalanya ke bahu sang dominan. Menyamankan dirinya sambil memakan sosis.
“kau tau? Doa ku setiap tahun tidak pernah berubah” ucap Jungwon tiba-tiba.
Sunoo menoleh, kepalanya sedikit ia miringkan tanda ia tidak mengerti.
“aku mau setiap tahun atau bahkan selamanya terus sama kamu”
“aku ngga pernah berhenti buat terimakasih sama Tuhan karena nabrak kamu waktu itu. Meskipun ngerasa bersalah sedikit karena aku lukain tangan kamu waktu itu..”
Sunoo tersenyum lalu memeluk Jungwon dari samping. “terimakasih juga sudah bertahan dan temenin aku terus, maaf ya kalau kadang sifat ku ini bikin kamu ngga nyaman. Aku sayang kamu, won”
“i love you too, cutie”
Tak terasa waktu 30 menit mereka habiskan dengan obrolan manis. Kini kembang api sudah dinyalakan oleh orang-orang, membuat langit yang sebelumnya gelap menjadi sedikit terang karena kembang api yang meletus di sana.
Mereka berdua menatap langit yang ramai dihiasi oleh cahaya-cahaya. Kedua nya tersenyum menikmati waktu ini.
“selamat tahun baru, Sunoo”
“selamat tahun baru, Jungwon”
Keduanya saling melemparkan senyuman. Sampai akhirnya Jungwon mendekatkan wajahnya ke lelaki manis itu. Mengecup bibir kesayangannya dengan lembut.
“Kim Sunoo, ayo menikah”
“e-eh?”
Jungwon merogoh saku jaketnya, mengambil kotak kecil yang sudah ia siapkan beberapa bulan yang lalu.
“aku serius sama kamu, kamu yang berhasil buat aku bertahan dulu jadi aku sayang banget sama kamu. Kamu mau kan?”
Sunoo mengusap ujung matanya yang mengeluarkan sedikit air mata. Ia menganggukkan kepalanya lalu berkata “iya, aku mau..”
Jungwon mengeluarkan cincin dari dalam kotak merah itu lalu memasangkannya ke jari manis Sunoo, tak lupa pula untuk mengecup punggung tangan itu.
“terimakasih sudah datang di kehidupan ku”
––––––––
hehe><
KAMU SEDANG MEMBACA
Tentang Jungwon & Sunoo
Fanfiction[END] book ini alur nya ditentukan oleh readers, jadi kalau mau jawab dipikir dulu biar nda sad end HAHAHA bxb! homophobic go away
