Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

🌾3.Teman Baru🌾

136 33 17
                                        

Vote + Koment + Follow + Share.

Kalau ada Typo silahkan d koment yaa..

Happy Reading.

♡(灬º‿º灬)

∆∆∆

Pagi ini kelas Shimâ mendapatkan jadwal olahraga gabungan dengan kelas Xll Ipa 1.

Pagi yang cerah dengan suasana matahari yang mulai terik, membuat beberapa anak perempuan mengeluh kepanasan.

hari ini terlihat rambut milik Shimâ dikepang menjadi satu dengan dua jepitan rambut yang disisipkan disisi kanan kepalanya, sedangkan Gisha yang berdiri disamping Shimâ juga terlihat tampil berbeda dengan memakai bando berwarna peach motif polkadot yang membuat tampilannya semakin cantik dan imut, apalagi dengan gaya rambut tanpa poni. Jarang sekali seorang Gisha akan tampil dengan rambut tanpa poni.

Sambil menunggu guru olahraga datang kelapangan murid-murid dari dua kelas tersebut terlihat ribut dengan dunia mereka masing-masing, mulai dari bergosip, lalu saling membicarakan kakak kelas yang terlihat tampan-tampan dan keren, sampai style para kakak kelas yang sangat menggambarkan definisi kakak kelas.

Maupun sebaliknya para kakak kelas yang terlihat cukup ribut dengan obrolan mereka masing-masing, mulai dari mengincar adik kelas yang disukai, memperhatikan terang-terangan adik kelas yang ditaksir, sampai beberapa dari mereka dengan nekat langsung menghampiri.

Hampir semua orang saling membicarakan antar kelas mereka masing-masing.

Sedangkan untuk Shimâ, ia tengah memperhatikan beberapa orang diseberang sana lebih tepatnya pada barisan kakak kelas mereka hingga beberapa saat kemudian tanpa di duga Shimâ dikejutkan oleh tepukan terburu-buru pada pundaknya. Lantas Shimâ pun menoleh memusatkan atensinya pada Gisha sang pelaku.

"Shim! Shimâ! lihat disebelah sana, ada kakel ganteng disebelah cowok yang pakai behel gila ganteng banget sumpah.. bukan, tapi dua duanya ganteng ehh enggak kayanya semua cowok dibarisan kakak kelas seberang kita pada genteng semua.."ucap Gisha dengan aura berseri-seri cerah dan semangat, bahkan pipinya terlihat merona.

"Tchh mereka nggak seganteng cowok-cowok kelas Xl Ipa 3" celetuk Dhirga wakil ketua kelas yang berdiri tepat dibelakang Gisha, tak lama setelahnya senyum pongah dan bangga terbit pada wajah Dhirga setelah berhasil memuji anak laki-laki dikelas mereka lebih tampan jika dibandingkan dengan kakel tersebut, sekedar informasi Dhirga termasuk salah satu jajaran daftar cowok tertampan di sekolahan.

Gisha yang mendengar ucapan Dhirga seketika berbalik menghadap kebelakang. "Heh! elo ngomong apa tadi Dhirga? ck bilang aja kalau elo iri..." ucap Gisha sambil menepuk-nepuk pundak milik Dhirga setelahnya membalikkan badan kembali pada posisi semula, Gisha mengabaikan ocehan Dhirga yang tidak terima.

"Untung lo cantik, nggak tega gue mau jitak.."monolog Dhirga dengan wajah datar setelahnya, meskipun kupingnya merona.

Kurang lebih lima belas menit sudah berlalu para murid menunggu guru olahraga datang akhirnya Pak Janu datang dan langsung menyapa para murid dilapangan.

Setelah melalui sesi absen dan ceramah singkat dari pak Janu lalu dilanjutkan dengan melakukan pemanasan.

Saat sesi pembagian kelompok, dari kejauhan tampak dua orang gadis berjalan menghampiri Shimâ dan Gisha, dua gadis tersebut terlihat menyapa lalu mengajak berkenalan sambil tersenyum kearah Shimâ dan Gisha.

EDELWEISSCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang