Tangan mengetok pintu. Saat terbuka, muncul Olivia yang baru bangun tidur siang gini.
" Jam 12 baru bangun?"
Suara itu nggak asing. Oliv langsung mendelalak saat melihat Rose yang tersenyum padanya.
" Rose!!!" Teriak Olivia. Langsung memeluk erat sangking rindunya dengan teman satu ini.
----
" Cepat sekali pulang!" Marah Olivia.
" Aku harus bertugas di rumah sakit."
" Ok...tapi, bagaimana keadaan Jennie? Aku melihat jika mobilnya hancur sekali."
" Dia sudah sembuh sekarang. Untungnya tidak ada trauma."
" Dia mabuk saat itu. Makanya mobil tidak terkendali."
Rose membuang nafasnya. Dia nunduk, terlamun lama memikirkan Jennie yang seperti itu.
" Oliv, dia tidak berubah."
" Maksudnya?"
Rose menoleh ke arah Olivia. Memandang wanita ini yang lama menatap menunggu respon.
.
.
.
.
.
.
Sebelumnya party di clubbing mewah, undangan dari Jenner.
Olivia melihatnya dari jauh. Dia menganga lihat Jennie bergoyang di depan sana selama suara musik makin asik masuk telinga.
" Itu Jennie? Bukannya dia di Korea?" Tanya Oliv.
" Dia pulang cuman buat party." Jawab Jenner. Bersorak keras untuk Jennie di lantai dansa.
" Woo!!" Seru Jennie. Mengudarakan gelas wine nya.
Olivia meneguk minumannya namun tidak banyak. Dia melihat jam sesekali.
" Mana ya Rose? Kok nggak jemput."
" Rose siapa?"
" Park. Temen SMA."
" Ohhh. Cantik?"
" Kenapa kamu nanya?"
" Yaa.. nggak papa. Kan kepo. Temenmu pada good looking semua Oliv. Carikan lah aku pacar!"
Oliv tersenyum kekeh barengan sama sepatu yang melangkah masuk, melepas kacamata yang di pakai lalu topi.
" Itu siapa?" Tunjuk temennya yang lain.
Olivia menoleh ke belakang. Dia langsung tersenyum lebar lalu memberi lambaian sebagai tanda keberadaannya.
Akhirnya dia datang mendekat. Namun mendadak ada Jennie yang menabrak buat Rose menahan bahunya.
" Be careful." Ucap Rose. Aksen Australia yang bikin candu keluar. Dia berlalu melewati Jennie yang tersenyum kecil, meneguk habis minumannya kemudian meletakkan gelas itu di meja.
Jennie jalan mendekat. Dia menyentuh pundak Rose saat sedang bicara dengan Olivia.
Rose noleh ke samping.
" Hai." Sapa Jennie.
Oliv ngerut kening.
" Dia mabuk." Kata Oliv.
" No! Aku sadar!" Jawab Jennie.
" Are you sure?" Tanya balik Rose.
" No...yeay...i'm drunk baby~~"
KAMU SEDANG MEMBACA
Jove 14 | Rosé
FanficRose memiliki kekasih seorang publik figur, CEO perusahaan fashion. Jennie Kim, wanita yang selalu membuat Rose merasa sempurna memiliki karena Kim tidak memandang apapun darinya. Pure cinta untuk Park. Namun hanya omongan setelah Rose mengetahui fa...