1mimggu berlalu setelah soobin menjelaskan semuanya tentang dia meninggalkan yeonjun waktu kecil, dan yeonjun tidak membenci soobin sama sekali dia hanya kesal, ya memang yeonjun tidak mengenali wajah soobin sekarang, karena yang sekarang menurut yeonjun lebih ganteng dan berbeda hal itu membuat yeonjun sulit mengenali wajahnya.
"Ayah, kakak mau mobil kalo motor kakak bisa beli sendiri" kata yeonjun yang tengah melahap roti nya
"Emang kakak punya tabungan?"tanya ayah
"Kakak mau kerja yah" bunda dan ayah saling bertatapan heran
"Kakak lulus mau kerja? Gamau kuliah?" Tanya bunda
Yeonjun pun terdiam dan berpikir yang masih memegang roti di tangannya.
"Ayah ikut pilihan kakak aja, ayah pasti setuju" bunda yang mendengar mengangguk menyetujui ucapan ayah
"Em, gatau yah kakak pikir pikir dulu hehe" kata yeonjun
"Yaudah, yah jangan sibuk baca koran cepet siap siap ke kantor terus anter kakak takutnya telat" kata bunda yang membersihkan piring kotor di meja
"Berangkat ya Bun" yeonjun pamitan dan cium pipi bunda, dan di lanjut dengan ayah.
Setelah mereka berangkat bunda langsung melanjutkan aktivitasnya.
.
.
.
.
.
Sesampainya di sekolah yeonjun pamitan dan turun, dan yeonjun langsung disuguhin pemandangan dari Jay dan jungwon, ya mereka sudah pacaran setelah pulang dari rumah yeonjun.
Yeonjun memukul helm Jay, yang dipukul pun menoleh meringis kesakitan.
"Lo, pagi pagi bukannya nganter masih parkir disini, sana berangkat"
Yeonjun langsung narik tangan jungwon untuk masuk ke sekolah
"SAYANG, NANTI AKU JEMPUT!!" teriak Jay
Jungwon hanya melambaikan tangannya dan membuat simbol jempol.
"Lo, ngapain bareng si Jay sih won, kenapa ga sama soobin?" Tanya yeonjun
"Lebih suka sama Jay, mending kamu aja sama kak soobin" jawab Jay
"Ga" jawab yeonjun singkat
Brugh
"LO, GA PUNYA MATA?" teriak yeonjun di depan orang yang nabrak dia dan jungwon.
"sory, gue buru buru" akhirnya yeonjun hanya membiarkan orang itu pergi, dan melanjutkan jalan ke kelas.
Sesampainya di kelas, dibangku nya sudah ada beomgyu dan jaemin.
"Jun, kata nya ada yang cari Lo" ucap beomgyu
"Hah? Siapa? Soobin? Siapa Gyu?" Tanya yeonjun
"Bukan, tadi ada orang badannya gede, tinggi terus dia bilang kalo dia nantang Lo balapan nanti malam" yeonjun langsung mematung kebingungan.
"Udah Jun jangan dipikirin dulu, tadi aku sudah bilang ke Jeno kok" kata Nana dan membantu yeonjun duduk di bangkunya, jungwon hanya terdiam dia ga tau kalo yeonjun suka balapan.
.
.
.
"Gue, gabakal kalah lagi dari Lo, yeonjun!"
.
.
.
Kring kring kring
Bel pulang pun bunyi, akhirnya mereka keluar dan pulang kecuali yeonjun masih sendiri karena ayahnya belum datang menjemputnya.
Dan 10 menit berlalu, yeonjun memilih jalan kaki karena hp dia lowbat semalam lupa ga di cas.
"Emang dia siapa? Kenapa dia nantangin gue?" Batin yeonjun, dan menendang nendang botol yang dia mainkan di sepanjang jalan.
KAMU SEDANG MEMBACA
143 soobin [soobjun] END
Romance"GA USAH NGATUR NGATUR GUE" -yeonjun "LO KEK AJG!!! GA USAH HUBUNGIN GUE LAGI BANGSAT!!" -yeonjun "PERGII! DARI HADAPAN SAYA, SAYA GA BUTUH KAMU LAGI!!" -soobin "soobin, 143 " -yeonjun "saya hanya ingin hidup selamanya sama kamu" -soobin
![143 soobin [soobjun] END](https://img.wattpad.com/cover/333480669-64-k306614.jpg)