"GA USAH NGATUR NGATUR GUE" -yeonjun
"LO KEK AJG!!! GA USAH HUBUNGIN GUE LAGI BANGSAT!!" -yeonjun
"PERGII! DARI HADAPAN SAYA, SAYA GA BUTUH KAMU LAGI!!" -soobin
"soobin, 143 " -yeonjun
"saya hanya ingin hidup selamanya sama kamu" -soobin
Satu Minggu berlalu, yeonjun dan soobin menikah Minggu depan, tak terasa waktu begitu cepat bagi yeonjun setelah waktu itu soobin meninggalkannya Minggu depan sudah mau nikah
"Nih soobin sibuk banget yah, Sampek bales chat gue tengah malem terus sama pagi doang" ucap yeonjun kesal Dia melemparkan hp nya lalu pergi melihat lihat bunga di taman
Akhir akhir ini soobin memang sibuk, soalnya soobin menyelesaikan semuanya supaya Minggu depan bisa bebas dari pekerjaan
"Permisi, apa disini jual rose blue?" Seseorang masuk kedalam toko
"Tentu ada pak"
"Yasudah saya mau yang ukuran sedang" pria itu tersenyum, menunggu bucketnya dibuat
"Yeji, saya mau pergi dulu ya nanti kalo butuh sesuatu telpon saya" yeji meng iya kan, ketika yeonjun mau keluar dia melihat sosok yang dia kenal yaitu kakak kelasnya
"Kak mingyu" mingyu sontak melihat ke arah yeonjun dan berdiri
"Yeonjun ngapain disini?"
"Loh ini toko ku kak"
"Wow jadi toko bucket besar ini punya kamu, hebat hebat" mingyu menepuk nepuk punggung yeonjun
"Hehe iya kak, kakak ngapain?"
"Itu tadi tunangan saya minta dibelikan rose blue"
"Widih punya tunangan"
"Udah lama Jun, kamu kapan punya pacar?" Ledek Mingyu
"Ih nanti Minggu depan aku udah mau nikah, kakak datang ya bawa aja sekalian tunangan kakak"
"Jadi mainnya langsung sat set sat set gitu ya HAHAHA"
"Tentu, yaudah kak yeonjun duluan ya ada urusan penting"
"Iya, hati hati dijalan Jun" mingyu melambaikan tangannya ketika melihat yeonjun pergi
. .
.
.
.
"Nanti soobin marah gak ya kalo aku ke kantornya tanpa sepengetahuan dia" yeonjun di dalam mobil melihat ke arah jendela, menggigit kukunya
"Sudah sampai pak" kata sopir dan yeonjun turun berjalan ke arah kantor
Yeonjun masuk menuju ke ruangan soobin tapi dia berbelok arah ke kantin membeli beberapa makanan dan minuman karena yeonjun lapar Sesampainya di depan ruangan soobin, yeonjun membuka pintunya dan melihat penampakan yang sama sekali tidak ingin yeonjun lihat
Yeonjun melihat prempuan memeluk soobin dari belakang, yeonjun menjatuhkan makanan dan minuman ke lantai, mereka berdua pun melihat ke arah suara soobin yang melihat yeonjun langsung mendorong prempuan itu ke lantai dan mengejar yeonjun
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.