Chapter 15

807 77 5
                                        

Warn! Typo bertebaran

Putar lagu mulmednya agar lebih nge-feel wkkwk..

" Pada kenyataanya kita tidak tahu seperti apa ke depannya.. Yang hanya bisa kita lakukan adalah menjalani nya.. Dan menunggu waktu yang menjawab nya.."

Keesokan harinya..

Sakura memasuki caffe lalu memilih tempat duduk yang tak jauh dari pintu masuk tak lama pelayan datang.

"Satu caramel machiato dan cheese cake ukuran sedang. "Ucap Sakura memesan pada pelayan yang sibuk mencatat pesanan Sakura.

Sakura mengeluarkan laptopnya dari tasnya. Bersiap untuk menonton channel musik. "Maaf nona.. "

Sakura menatap pelayan lelaki itu yang menatapnya. Sakura menatap lelaki itu heran. Dia melirik name tag lelaki itu 'Lee'. Lalu Sakura menatap lelaki itu lagi.

"Iya? "Sahut Sakura. Lelaki itu terlihat ragu untuk mengatakan sesuatu tapi dia berniat untuk mengatakannya.

Sakura tetap tenang mencoba untuk menunggu sampai lelaki itu menyampaikan apa yang ingin dia sampaikan.

"Boleh kah saya bertanya? "Ucap Lee. Sakura mengangguk menyahuti ucapan Lee.

Lee terlihat mengatur dirinya. "Maaf jika aku lancang.. Nona ada hubungan apa dengan Naruto? "Tanya Lee.

Sakura mengeryitkan keningnya mendengar pertanyaan dari Lee. Sakura tersenyum tipis sekali. "Hanya teman. "Sahut Sakura santai.

Lee mengangguk paham dan tersenyum mendengarnya. "Syukurlah.. "

Sakura semakin heran dengan tingkah Lee. "Emm.. Memangnya ada apa? "Tanya Sakura.

Lee menatap Sakura lalu tersenyum. "Awal nya saya berpikir kalian pacaran.. Ya, saya sangat takut jika itu terjadi.. Karena kasihan Hinata. Setiap hari dia memperhatikan kalian dengan tatapan kecewa nya. Hinata itu.. Sangat menyukai Naruto. Bahkan dia yang membuat Naruto tidak sedingin dulu.. Dan kami bersyukur karena itu. "

"Tapi melihat mereka akhir-akhir ini menjauh dan anda yang akhir-akhir ini dekat dengan Naruto membuat saya berpikir yang tidak - tidak tentang anda.. Maaf soal itu nona.. "Ucap Lee menjelaskan.

Sakura terdiam lalu mengangguk. "Ya.. Bukan masalah. "Sahut Sakura.

"Baiklah.. Mohon tunggu 10 menit untuk pesanan nya nona. "Ucap Lee pada Sakura. Sakura hanya mengangguk sebagai respon.

Sakura terdiam menatap laptopnya dengan tatapan kosongnya. Dia sangat heran kenapa di mata orang lain Hinata selalu baik. Hinata selalu jadi orang yang paling pantas di bela.

Padahal dia merasakan sakit yang sama seperti Hinata. Tapi kenapa selalu Hinata yang orang lain pikirkan.

Hinata selalu beruntung. Dia di cintai dua orang sekaligus, Naruto dan Sasuke. Dia juga beruntung karena banyak yang peduli padanya. Sedangkan dirinya bahkan keluarganya tidak peduli padanya juga kisah cinta yang bertepuk sebelah tangan.

Jika ada kehidupan selanjutnya, Sakura ingin terlahir dengan takdir yang indah seperti Hinata.

"Ini. "

Sakura tersadar dari lamunannya ketika seseorang menaruh pesanannya di meja dan yang dia dapati Naruto dengan wajah datar.

"Seperti nya tadi kau belum datang. "Ucap Sakura. Naruto mengangguk mengiyakan lalu duduk berhadapan dengan Sakura.

Lotus & Cherry Blossom✔️Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang