Chapter 17

773 72 19
                                        

Warn! Typo bertebaran

Putar lagu mulmednya agar lebih nge-feel wkkwk..


" Mohon mengerti.. Untuk kali ini.."

Sakura terdiam mengingat kejadian yang baru saja dia lakukan. Apa yang telah dia lakukan itu benar-benar hal yang bodoh. Bagaimana bisa dia melakukan hal itu pada Hinata.

Dia kini benar-benar menyesal telah melakukan hal bodoh. Apa tadi dia lupa jika ada Hinata.. Terlebih gadis itu menyukai Naruto. Dan dengan santai nya dia malah berbicara dengan Naruto menyuapi Naruto melupakan keberadaan gadis itu.

Kini dia benar-benar merasa sangat menyesal. Bodoh sekali rasanya yang dia lakukan.

Apa yang harus Sakura lakukan saat nanti bertemu dengan Hinata. Dia merasa tidak enak. Terlebih gadis itu terus bersikap baik padanya.

"Apa yang kau pikirkan? "

Sakura terkejut mendapati Sasuke menatap nya heran. Kini mereka ada kantin kampus sedang makan siang.

"Tidak ada. "Sahut Sakura singkat. Sasuke menatap Sakura dengan kening yang mengerut. Dia benar-benar heran dengan Sakura yang hari ini sering melamun.

"Kau hari ini berbeda. "Ucap Sasuke.

Sakura menatap Sasuke melontarkan kalimat itu. "Berbeda? Aku tidak merasa berbeda. "Sahut Sakura.

Sasuke mengerdikkan bahu nya acuh. "Hanya menurut ku saja. "Ucap Sasuke santai.

Sakura memutar bola mata malas. "Menyebalkan! "Gumam Sakura. Sasuke yang dapat mendengar nya hanya terkekeh.

"Kau tahu.. Seperti nya Hinata juga menyukai ku. "

Sakura langsung menatap Sasuke terkejut. Lelaki itu berbicara dengan santai di sertai senyuman nya. Dia terlihat sedang berbunga-bunga.

"Kenapa kau bisa berpikir seperti itu? "Sahut Sakura. Sasuke menatap Sakura.

"Ya.. Hanya firasat sih. "

"Cih! "

Sakura berdecih kesal. Lagi dan lagi Hinata yang menjadi perbincangan Sasuke. Apa sekali saja Sasuke tidak bisa tidak membicarakan Hinata?

Sakura hanya ingin Sasuke juga memperhatikan nya. Tapi yang Sasuke pikirkan hanya Hinata, Hinata dan Hinata.

Semua Hinata.. Dan Sakura sangat iri dengan apa yang Hinata miliki. Dia iri dia ingin seperti Hinata yang menerima banyak kebahagiaan dalam hidupnya.

Sasuke menatap Sakura yang menatap ke arah lain dengan tatapan kosong nya. Sasuke merasa Sakura memikirkan sesuatu yang entah apa.

Tetapi tiba-tiba rasa takut menyergap Sasuke. Ini tidak pernah dia pikirkan tapi dia takut jika suatu saat hal ini akan terjadi.

"Sasuke,"

"Sakura,"

Mereka bersamaan menyebut nama masing-masing lawan bicara mereka. Keduanya saling tatap lalu menghela nafas pelan.

"Kau duluan."Akhirnya Sasuke buka suara. Sakura menatap Sasuke lalu perlahan dia menunduk menatap kedua tangannya yang saling bertautan di bawah meja.

"Jika.. Hal yang tidak terduga aku lakukan apa kau akan memaafkan ku? "Tanya Sakura pada Sasuke tanpa berani menatap Sasuke.

Lotus & Cherry Blossom✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang