Aku kira rasa cemburu itu akan kesempatan itu telah hilang di part ke 2. Namun salah, rasa sesak itu semakin terasa ketika melihat mereka berangkat ke pulau Jawa di pukul 14.55 WIB tadi. Harapan yang perlahan aku turunkan agar dapat aku naikan perlahan kian terasa mustahil.
Air mata kuat tertahan kurasa. Memberi semangat yang mana aku rasa seharusnya itu buat aku, tetapi orang lain yang menerima. Disetiap detiknya tangan ini merangkai kata disaat itu pula rasa sakit hati kian bersuara.
Seharusnya sirna ternyata semakin terasa, aku harap rasa itu segera pergi dan jangan kembali. Melihat mereka pergi ke tempat yang aku nantikan terlebih dahulu ketimbang aku yang mendambakan dari dahulu itu sakit dan merelakan itu tidak semudah membalikan telapak tangan.
Rasa itu kian menusuk meski sudah aku usahakan untuk terkubur jauh di dalam hati. Ikhlas hanya kata untuk peralihan dari duka yang sedang terasa. Rasa sakit akan putus cinta tidak sebanding dengan keinginan ku yang tidak Terlaksana, aku mengira sakit gigi adalah puncaknya sakit ternyata sakit yang aku rasakan disaat ini lebih daripada itu.
❣️Indonesia, 25 April 2023 (15.02 WIB)
KAMU SEDANG MEMBACA
Philocalist
Teen FictionWaktu akan terus berjalan dengan meninggalkan banyak kenangan disetiap detiknya. Kenangan akan abadi ketika di aplikasikan menjadi kata. Kata akan lebih indah ketika kita rangkai menjadi cerita. Cerita akan menunjukan bahwa betapa sangat kita men...
