1.Pertemuan

1.4K 42 0
                                        

Disini ada 2.614 kata jadi sabar aja ya baca nya dan semoga ga bosen.

Enjoyyy guysss

"Apa mah?di jodohin?!" Ucap Nadifah syok mendengar ucapan orang tua nya lebih tepatnya ucapan sang mamah

"Iya sayang kamu mau kan?" Ucap sang mamah

"Mah pah umur aku masih 18 tahun lulus sekolah aja belum dan ini mau di jodohin gitu aja?"

"Kenapa tiba² kaya gini sih mah?apa perusahaan papah lagi menurun atau kelilit hutang trus aku jadi tumbal nya gitu iya?" Ucap Nadifah sedikit agak meninggi kan suaranya

"Enggak gitu sayang maksudnya kami ingin menjodohkan kamu itu udah jadi salah satu perjanjian kakek sebelum kakek meninggal sayang" Ucap sang mamah

"Ya trus kenapa harus aku yang dijodohin mah,kenapa gak Tasha aja yang di jodohin?"

"Sayang tasha kan masih umur 16 tahun nak"

"Ya aku juga masih 18 tahun mah masih dimana aku mau happy² sama temen² aku nongkrong sana sini"

"Ya nanti kan setelah menikah kamu masih bisa main sama temen² kamu sayang"

"Ya tapi status nya beda mah,menikah itu bukan hal yang mudah mah dan aku belum siap untuk itu"

"Sayang dengerin mamah ya ini juga demi kebaikan kamu nak kamu jalanin dulu aja ya dan nanti yang akan menjadi suami kamu itu laki² yang baik kok dan mamah yakin dia bisa membimbing,menjaga dan menyayangi kamu sayang" Ucap mamah mu untuk meyakin kan mu

"Gak mah pah pokoknya aku gak mau di jodohin terserah kalian mau bujuk aku bagaimana pun aku tetep gak mau" Ucap mu penuh penekanan lalu berlari ke kamar mu

Di dalam kamar kau langsung menaruh tubuh mu di atas kasur lalu menaruh bantal di atas muka mu dan kau menangis disana,entah mengapa ini semua begitu tiba² dan sedikit menyakitkan bagi mu.
Kecewa?mungkin dan kau tak habis fikir mengapa kau bisa berada di posisi seperti ini,apa kah kedua orang tua mu sudah lelah mengurus mu makannya ia menjodohkan mu dengan seorang laki² yang entah siapa itu atau mungkin apa yang kau bilang tadi tentang perusahaan papah nya yang menurun atau apa pun itu seperti yang ada di wattpad² yang pernah kau baca tentang sebuah perjodohan atau mungkin ucapan mamah mu tadi itu benar karna sebuah perjanjian kakek mu sebelum meninggal entah dengan siapa itu.

Pokoknya malam hari yang sejuk ini kau di penuhi dengan rasa sakit dan pemikiran negatif mu itu.

~~~

Kau terbangun dari tidur mu lalu langsung berjalan ke arah meja rias

"Ahh sial mata gua bengkak lagi"

Kau pun berjalan ke kamar mandi lalu mandi dll karna kau harus pergi ke sekolah.

"Selamat pagi sayang" ucap mamah mu yang sedang menyiapkan sarapan

Kau tidak menggubris nya dengan cepat kau mengambil 1 helai roti lalu kau lapisi oleh selai cokelat setelah itu kau langsung pergi begitu saja tanpa pamitan dengan kedua orang tua mu

"Loh sayang kamu gak sarapan dulu nak?" Panggil mamah mu agak sedikit berteriak karna kau sudah agak jauh dari sana

"Sudah biarkan saja dulu dia sendiri ya" Ucap sang suami

~~~

Kau sudah ada di sekolah mu dan terlihat masih sepi disana karna kau datang terlalu cepat hari ini,sesampai nya di kelas kau langsung duduk di kursi mu dan kenaruh kepalamu di atas meja dengan bantalan tanganmu dan kau menutup mata mu.makin lama sekolah sudah mulai ramai dengan siswa dan siswi yang berdatangan

PERJODOHAN Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang