Chapter 30 : About Khayri {3}

28 2 2
                                        

jangan lupa beri 💬 dan tekan tombol🌟
Ya!

Happy reading guys!!

****

4 tahun lalu....

"Arggg!!! Sakit!!"

"Tahan Fe dikit lagi."

"Argg!!!!"

"Hah...hah..."

Gadis itu terdiam menatap gadis berambut sebahu di depannya.

"Jangan bercanda bagaimana mungkin ada ari-ari di perut gue? Tanpa seorang bayi?"

"Hah...itu yang bikin gue heran, ini gak pernah terjadi sebelumnya dan lagi lo tadi kayak orang yang melahirkan padahal ari-ari tidak dikeluarkan seperti itu. Apa ada kejadian yang...begitu? Antara lo dengan Alan?" tanya gadis itu.

"Jangan aneh-aneh?! Gue masih perawan ting-ting ya! Gue gak pernah ngelakuin hal gak senonoh gitu sama Mas pacar! Dih gila kali. Lagian umur gue baru 15 eh ralat 16 deng," ucap gadis sebelumnya, "ya...maksudnya beberapa bulan lagi."

"Iya juga sih. Ini benar-benar aneh. Gue periksa tadi lo memang masih perawan. Tapi kenapa selama setahun ini lo ngurung diri Fe?" tanya gadis tadi membuat gadis itu, Felicia terdiam.

"Gue neliti tentang buku di perpustakaan dan belakangan ini tubuh gue jadi aneh kayak orang hamil tapi perut gue gak pernah membesar dan paling penting gue perawan, datang bulan gue juga lancar."

"Ini cukup aneh, kalau begitu bagaimana ari-ari itu bisa hidup di rahim lo? Hah... sumpah gak masuk akal," ucap gadis itu.

"Oh, Fe! Karena ini gak masuk akal, coba ya, periksa dada lo, asinya gak?" tanya gadis itu membuat Felicia melotot.

"Ngadi-ngadi lo! Nggak ada!"

"Periksa aja dulu Fe, kalau ada gimana? Dada lo padat loh itu, kalau beneran ada pasti isinya banyak, mau lo kemana nanti. Btw Alan beruntung banget ya dapat lo, body seksi gitu, puas banget dia. Hah...mana lo cantik lagi," ucap gadis itu membuat wajah Felicia memerah padam.

"Ngomong lo difilter dulu! Vulgar banget," ucap Felicia sambil mengalihkan pandangannya.

"Ya kan gue gak salah. Periksa dulu sana ada asinya gak lo? Atau gue aja yang periksa? Gue izin ya megang," ucap gadis itu sontak membuat Felicia menyilangkan tangannya di depan dadanya.

"Gue periksa sendiri aja!" seru Felicia langsung pergi.

"Hah...ya begitulah Felicia wanita kejam yang ya...masih ada manusiawinya. Btw gue beneran iri sama body dia," gumam gadis itu.

"SIA!! Gila!" seru Felicia membuat gadis itu, Sia menghampiri Felicia.

"Paan sih?"

"Gila, serius ini gila! Gue benaran ada asi," ucap Felicia membuat Sia terdiam lalu menarik Felicia.

Sia membaringkan Felicia di tempat tidur lalu memeriksa gadis itu dengan dibantu alat yang dia bawa.

"Ini serius Fe, lo bahkan gak ada tanda pernah hamil atau semacamnya, kayaknya ada yang aneh ditubuh lo," ucap Sia, "serius nih lo gak bakal ngasih tau keluarga lo? Alan?"

"Lo pikir gue gila mau ngasih tau mereka? Apa tanggapan mereka nantinya? Keluarga ini makin aneh tau. Hah...kalau ngasih tau yang ada gue langsung dinikahin sama Mas Alan dengan alasan untuk jaga-jaga," ucap Felicia sambil menghela napas pelan.

"Si mungkin gak sih kalau sebenarnya gue punya anak. Sebenarnya anak gue itu ada tapi bukan berkembang dirahim gue. Tapi di tempat yang jauh? Hah...mungkin itu malah bikin semua jadi lebih gila ya, siapa coba bapaknya."

I Am Felicia Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang