Jangan lupa beri 💬 dan tekan tombol 🌟
Ya!
Dan kalau ada typo jangan lupa tandai juga biar bisa segera di perbaiki
Happy reading guys!!
****
"Kebahagiaan yang kudapat baru sedikit, apa begitu teganya mereka? Sebenarnya dari kapan kesalahan ini terjadi? Haruskah aku yang menjadi korbannya?"
****
"Baiklah kita sambut para peserta kita yang pertama ada Gerant ajudan Sir Alan! Dan Sia Dokter pribadi Madam Felicia! Tepuk tangannya semua!" seru Edsel selaku Mc.
anggota tim PF yang lainnya bertepuk tangan dengan heboh membuat Edsel makin semangat memandu acara dadakan yang terjadi pada pagi itu, katanya sih untuk penghibur diri, aslinya acara untuk gibahin bos mereka yang kebetulan lagi gak ada.
"Baiklah karena dua orang kepercayaan Sir dan Madam Adijaya sudah ada di sini, kita bisa tau lebih dalam tentang pasutri yang sangat banyak di gosipkan di WE, baik karena kemampuan ataupun paras mereka. Kita akan memulai acara kita, para jurnalis sudah siap bukan? Ini akan membuat satu WE gempar whahaha."
"Gak ada mc lain selain dia? Dia udah gila deh kayaknya," komentar Arya melihat tingkah Edsel yang memang rada-rada.
"Ah! Lama lo Sel biar gue aja yang mulai siapkan jurnalisnya? Sebar gosip yang bagus woi!" seru Gwen yang tumben tidak mengantuk pagi itu.
"Aman, cepat mulai!" seru Eisha dengan semangat.
"Iya buruan, langsung pertanyaan!" seru Rycca tak kalah semangat.
"Baiklah, Khm kita mulai dengan pertanyaan pertama, seberapa banyak kalian mengenal Tuan yang kalian layani. Sebutkan 3 sikap aneh tuan kalian."
"Gue duluan! Maniak Teh, terobsesi sama buku kuno, Suka sama hewan buas!" seru Sia dengan semangat.
"Kalau Alan... psikopat, obsesnya Felicia, keras kepala, ngghmph!"
"Udah woi tiga doang! Malah mau nyebutin semua, lagian sifat aneh bukan sifat jeleknya," ucap Kevin membekap mulut Gerant.
"Tau tuh satu-satu Ger!" seru Edsel.
"Udah oke kita lanjut pertanyaan selanjutnya. Hm yang mana ya? Oh ini! Gue penasaran yang ini dari dulu! Kenapa mereka bisa saling suka? Ceritain sama 3 alasannya!" seru Gwen semangat dengan mata yang berbinar dia benar-benar penasaran, "lo dulu Ger!"
"Apa gue? Alasan Alan suka Felicia?" tanya Gerant yang baru bebas dari Kevin, dia terdiam berpikir sejenak.
"Napa ya? Gue kurang tau juga sih, karena cantik, pintar, menarik, perlu dilindungi...mungkin itu, soalnya si pak boskan suka Madam dari Madam masih bayi," ucap Gerant.
"Dari apa? Dari Fea masih bayi?!" tanya Rycca berseru tak percaya.
"Ah iya gue ingat, iya iya, dari si Cia bayi dia udah tertarik, sering diam-diam nemuin gitu terus dia pergi ke Jerman, pulang ke Indonesia, kayaknya dari waktu itu dia jadi cinta sama Cia," ucap Eisha mengingat tingkah Alan yang memang bukan rahasia lagi diantara para sepupu mereka.
"Benar! Oh iya gue waktu itu mergokin dia bareng lo," ucap Gerant.
"Bareng? Kalian berdua juga teman masa kecil?" tanya Gwen.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Am Felicia
ActionSatu permainan. Seribu kebohongan. Dan satu nama yang selalu ada di balik semuanya. . . . . Pandangan orang padanya agen termuda yang berbakat, gadis gegabah, polos yang terlalu naif untuk menjadi bahaya d...
