9. Cat

1.4K 149 0
                                        

☄️☄️☄️☄️☄️

Kini Lisa sudah berada di gedung JL yang ia beli untuk tempat berdua dengan Leo dan tempat ini adalah tempat favoritnya. Lisa membawa tubuh Leo ke gedung JL Karna ia akan mengubur tubuh Leo di sana. Lisa sudah membawa cangkul dan tubuh Leo sudah ia baluti dengan kain. Lisa menggali tanah di depan halaman gedung JL. Setelah membuat lubang,Lisa menggendong tubuh Leo dan meletakkannya di dalam lubang yang sudah ia gali. Lisa kembali menitikkan air matanya dan berdiri. Lisa mengambil cangkul dan mulai mengubur tubuh Leo dengan Isak tangis. Setelah itu Lisa duduk di samping makam Leo sambil menatap makam itu dengan sendu dengan air mata terus mengalir keluar dari matanya.

"Mianhae hiks...jinjja mianhaeyoo leoyaa hiks..."ucap Lisa meminta maaf,ia sangat merasa bersalah dengan Leo.

"Leo... perkataan ku saat itu benar bukan?di dunia ini tidak memiliki orang baik,bahkan diriku sendiri...aku tidak percaya dunia memilikinya"gumam Lisa menelan saliva yang tercekat di tenggorokan nya.

"Di saat orang berpikir hewan makhluk paling jahat dan aku...malah berpikir bahwa manusia lebih jahat, aku selalu merasa menyesal di takdirkan menjadi manusia,kalo bisa di suruh memilih..aku lebih memilih untuk menjadi hewan,kamu beruntung Leo"ucap Lisa lirih.

"Kamu tau?hari ini aku berencana untuk mengungkapkan perasaan ku,tapi...ck,sikap baik nya ternyata palsu Leo, kamu pasti juga sangat kecewa dengan nya bukan?"tanya Lisa mengepalkan tangannya mengingat Jennie.

"Nado,aku juga kecewa dengannya"ucap Lisa meremas tanah di genggaman nya.

"Bolehkah aku membalasnya?demi kamu...Leo"ucap Lisa.

"Huhhh...tapi kamu pasti akan mengomeliku kan?"tanya Lisa.

"Neo arra?aku sudah merindukan mu, padahal kita baru beberapa jam saling mengobrol dan bercanda"ucap Lisa dan terdiam.

"Sekarang aku sendirian lagi Leo... haruskah aku ikut dengan mu?disini sangat menyeramkan sekali Leo"ucap Lisa yang mulai melantur dan tiba-tiba Lisa tertawa.

"Hahahaha...aku yakin pasti Tuhan tidak akan mempertemukan kita lagi disana kalo aku ikut denganmu"ucap Lisa tersenyum.

"Haruskah aku menjadi jahat sekarang?"tanya Lisa lagi.

"Mereka menjahati mu, haruskah aku menjahati mereka?bukan kah itu adil?"tanya Lisa tersenyum.

"Ah sepertinya itu bukan ide yang buruk"ucap Lisa lagi beranjak berdiri dan berjalan pergi meninggalkan makan Leo.

☄️☄️☄️☄️☄️

Disisi lain 2 orang tengah berbincang-bincang di ruang tertutup.

"Hahahaha... akhirnya rencana ku berhasil"ucap salah satu dari mereka dengan bangga.

"Lalu apa yang akan kamu lakukan setelah ini?"tanya lawan bicaranya.

"Aku yakin Lisa akan menjauhi Jennie,tidak menutup kemungkinan peluangku semakin besar mendekati Jennie,aku yakin cepat atau lambat Jennie akan menjadi milikku"ucap salah satu dari mereka tersenyum miring.

☄️☄️☄️☄️☄️

Disisi lain Jennie baru aja sampai di mansion dan langsung berlari menuju kamarnya membuat Yea-ji dan Ahyeon yang berada di ruang santai bingung.

"Eonni kenapa eomma?"tanya Ahyeon.

"Eomma juga tidak tau sayang, sebentar ne,eomma samperin eonni kamu dulu"ucap Yea-ji tersenyum diangguki Ahyeon yang juga tersenyum.

Yea-ji pun berjalan menuju kamar Jennie. Sementara itu di kamar Jennie langsung menghempaskan tubuhnya di kasur dan menangis sambil menutup wajahnya dengan bantal agar tangisnya tidak terdengar. Tidak lama terdengar suara ketukan pintu dari kamar dan Jennie tidak menyadari hal itu.

CATTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang