HAPPY READING ALL!
*****
"ACELL,BANGUN NAKK UDAH PAGI,INI ADA ZEIN KATANYA MAU BERANGKAT BARENG!!" teriak valin dari lantai bawah berusaha untuk membangunkan putrinya.
"Eughhh,iya maa,bentar lagi.."
"Ha?! Zein?!"
"MA,MASIH PAGI INI GA MUNGKIN ZEIN DATENG GAUSAH HALU DEH MA" teriak Axel dari kamar.
"Tante valin ga halu kok cel" sambar Zein di balik pintu kamar Axel yang baru saja ia buka,terlihat Zein yang sudah rapi menggunakan baju seragam XHS dan jaket kulit berwarna hitam yang ia kenakan.
"Cal,cel,cal,cel siapa cel? Konter?" Sinis Axel lalu menutup matanya dengan selimut.
"Kan nama lu acel,hahaha" ejek Zein sambil membuka selimut yang Axel kenakan.
"Ngapain Lo disini?!!" Bentak Axel sedikit menaikan nada bicaranya.
"Gue disuruh Tante valin buat bangunin Lo,cepetan bangun,mandi,atau mau gue mandiin Lo,hm?" Goda Zein dengan menaikkan satu alisnya.
"GA, GAUSAH!" ujar Axel lalu beranjak pergi ke kamar mandi.
'hahaha,lagian siapa juga yang mau mandiin Lo,pede.' batin Zein.
*****
"Pagi maa,paa" ucap Axel sembari turun dari tangga.
"Pagi sayang" jawab valin.
"Gue ga di sapa?" Tanya Zein.
"Dih ngapain gue nyapa lu,gaada faedahnya" sinis Axel.
"Kualat lu sama calon suami" ujar Zein.
"Halah"
"Hey,udah udah masih pagi masa udah ribut" tegur Andra yang sedang meneguk kopi hitam miliknya.
"Maa sarapan acel mana??" Tanya Axel.
"Itu di da-"
"Udah gue makan" bohong Zein.
"Ihhh mamaa,masa sarapan acel di kasih ke dia sihhh" rengek Axel sambil menghentak hentakkan kakinya di lantai dengan memasang wajah masam.
"AHAHAHAHHA,mudah bet Lo gue kibulin, AHAHAHAHHA" ucap Zein sambil tertawa terbahak-bahak dan memegang perutnya yang sakit akibat tertawa.
"Papaaa,dia nih,gimana mau jadi suami acel cobaa" adu Axel pada Andra.
"Udah udah,ini sarapan acel,tadi Zein cuma bercanda.." valin memberikan satu piring roti dan segelas susu strawberry.
"Cepetan makannya cel,kasian Zein dari tadi nungguin kamu" ujar Andra.
"Bwuawt apwa nwungwuin awcel" tanya Axel yang sedang mengunyah roti panggang berisi Nutella.
"Kalo makan,makan dulu,jangan sambil ngomong nanti keselek" peringat Zein.
"Tadi gue di suruh bunda berangkat bareng sama Lo,makanya gue kesini" lanjut Zein.

KAMU SEDANG MEMBACA
ZEIN [On Going]
Fiksi RemajaEl Zein Valencia ganendra [Murni pemikiran author,kalau ada kesamaan ya manakutau kan ini dari otak sendiri]