5 -Done, I'm Tired

6.1K 751 445
                                        

Lamunan itu masih terus tercipta meski tengah berada di kelas. Gemuruh dari orang-orang yang berada dalam satu ruangan dengannya pun seakan tidak membuatnya ikut hanyut dalam obrolan mereka. Agatha hanya terdiam, sedari tadi. Bahkan ketika presentasi dimulai pun, ia hanya pura-pura mendengarkan meski kenyataannya tidak mampu menerima semua materi untuk masuk ke dalam otaknya.

Kelas usai lumayan sore, Agatha memilih untuk masuk di jam terakhir karena tidak ingin mendengar celoteh dosen killer yang sering menyantap mahasiswa malas dan sering bolos di mata kuliahnya. Agatha hanya tidak mau menambah masalah dengan berurusan dengan pria paruh baya itu, meski sebenarnya ia ingin kembali ke apartemennya untuk segera tidur tanpa mempedulikan berapa saja mata kuliah yang ia tinggalkan hari ini.

Dirga telah menunggu gadis itu di salah satu gazebo yang berada di tepian taman Fakultas Ekonomi dan Bisnis Manajemen. Cowok itu tidak sendiri, ada Zony dan juga Aldy. Agatha mengenal keduanya.

Mereka kompak berdiri ketika sadar Agatha berjalan ke arah ketiganya, Dirga lebih dulu menyambut sang kekasih sembari menarik totebag Agatha agar ia bisa membawanya, tanpa Agatha minta sekaligus meringankan beban gadis itu yang nampak lelah dengan kantung di bawah matanya.

"Ga, mau langsung pulang aja, aku capek," keluh Agatha, segera disetujui Dirga, sebelum kedua temannya juga mulai menjauh ke arah parkiran yang berbeda. "Ga, gue sama Aldy duluan, ya," sahut Zony, kontan membuat Dirga mengangkat jempolnya.

Zony dan juga Aldy memang sengaja ingin menemani Dirga yang tengah menunggu Agatha selesai kelas, di gazebo sembari sebat tipis-tipis. Sambil membicarakan beberapa projek studio foto milik ayah Zony, serta pembahasan lain setiap melihat beberapa gadis melintas di depan mereka.

Agatha nampak tak bersemangat sekalipun telah masuk ke mobil. Memejamkan matanya agar mampu tertidur selama di perjalanan nyatanya bukan sebuah ide yang bagus karena ia sama sekali tidak merasakan kantuk. Agatha seolah susah untuk sekadar tidur, namun ia masih merasakan lelah yang begitu kentara. Bahkan ketika sampai di basement apartemen pun, kedua kakinya seolah membeku hingga Dirga lebih dulu membawa Agatha agar ia bisa menggendongnya di punggung kokohnya.

"Aku capek banget, pengen tidur, pengen males-malesan di kamar sampai besok," gumam Agatha, yang mampu didengar oleh Dirga meski pemuda itu belum memberikan respon sekalipun keduanya telah berada di dalam lift.

Sepanjang lorong yang Dirga lalui, Agatha seolah enggan untuk turun karena terlalu nyaman hingga hampir memejamkan matanya, tertidur. Dirga sendiri pun tahu jika gadis itu dalam keadaan super lelah dan butuh istirahat ekstra. Bahkan setelah tiba di apartemen Agatha pun, Dirga segera membawa gadis itu ke kamar. Membantunya melepas flatshoes, menyalakan AC, mengambil air minum, serta menyiapkan makanan hingga memasaknya langsung di dapur.

Dirga terbiasa dengan hal itu, beberapa masakan sederhana yang ia kuasai justru membuat Agatha mengembangkan senyumnya lebar, "aku suka," katanya, juga memuji masakan Dirga.

Mulai sejak saat itu, Dirga lah, yang menyiapkan makanan untuk Agatha. Dan hari ini pun, nampaknya ia akan membangunkan Agatha terlebih dahulu sebelum gadis itu benar-benar terlelap dalam tidurnya.

"Tha, makan dulu," ujarnya memelan sembari mengusap puncak kepala gadis itu. Agatha belum bergeming meski dirinya sadar jika Dirga berada di sebelahnya, mencoba untuk membangunkan dirinya, namun sejujurnya kedua mata Agatha enggan untuk terbuka.

Agatha menghela napas jengah sebelum perlahan membuka matanya. Ia tak terkejut ketika wajah Dirga berada pada jarak yang cukup dekat dengan wajahnya. Ia bahkan tersenyum tipis, mengusap lembut pipi kanan sang kekasih sekaligus berujar lirih, "makan kamu?"

***

Dirga sama sekali tak menunjukkan reaksi apapun kecuali memutar bola matanya malas sembari mengambil bantal guna melemparnya tepat di wajah Agatha.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 03 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Come on, Ga!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang