Zeus

8.5K 38 0
                                    

Happy Reading!!
Suka=vote+follow!

Plaakk!!.. Freya menampar pipi kiri Zeus dengan keras hingga membuat Zeus menoleh ke kanan.

"jaga mulutmu! Kau pikir aku akan takut padamu hah? Pria sepertimu tidak pantas menyebutku jalang, dasar pria brengsek". Setelah mengatakan kalimat tersebut Freya segera mendorong tubuh Zeus dan berjalan sempoyongan menuju kamarnya dengan sedikit berlari.

Freya membuka pintu kamarnya lalu masuk kedalam dengan tergesa-gesa, ia kembali menutup pintunya namun sebelum pintu tertutup sempurna sebuah tangan kembali mendorong pintu tersebut agar kembalu terbuka, Freya dengan panik mendorong pintu kamarnya.

Namun Freya tidak bisa lagi menahan pintu kamarnya ia bahkan ikut terdorong hingga tersungkur di lantai.

"apa yang kau lakukan, keluar!" teriak Freya kepada Zeus yg sedang mengunci pintu kamarnya.

"heh kau mengusirku dsri rumahku? Bukankah itu lucu". Zeus tersenyum

Freya yg melihat itu hanya begidik ngeri, Zeus terlihat lebih menyeramkan saat tersenyum hingga membuat tubuh Freya bergetar ketakutan.

Freya berdiri dari lantai dan berjalan ke pojokan kamar ia mengambil sebuah buku tebal yg berada diatas meja sebagai pertahanan diri.

"jangan mendekat! " ucap Freya sembari menunjuk wajah Zeus menggunakan buku yg ia pegang.

Namun Zeus menulikan pendengarannya ia berjalan menuju Freya yg sedang ketakutan seperti anak kucing di pojok kamar.

"kubilang jangan mendekat atau". Freya menutup matanya ia berusaha menstabilkan tubuhnya agar bisa melawan Zeus.

"atau apa hah" bisik Zeus yg kini berada tepat dihadapan Freya yg sedang menutup matanya.

Freya sontak membuka matanya ia memukul-mukulkan buku yg ia pegang pada dada Zeus namun seperti dinding yg berdiri kokoh Zeus bahkan tidak bergerak sama sekali, hingga membuat Freya kelelahan.

Zeus menghentikan kedua tangan Freya lalu menahannya diatas kepala Freya.

"aku memintanya dengan baik-baik namun kau tidak mau? Sepertinya kau sangat suka dikasari heh, dasar jalang".

Cuihh Freya meludahi wajah Zeus, "berhenti menyebutku jalang brengsek".

"heh sepertinya kau sangat suka meludahi orang, bagaimana jika aku yg meludahi mu".

"apa?" tanya Freya bingung.

Setelah mengatakan kalimat tersebut Zeus mencium bibir Freya dengan ganas, ciuman yg dipenuhi dengan nafsu dan kasar.

Freya menutup mulutnya rapat-rapat ia mencoba melepaskan ciuman Zeus dengan menggeleng-gelengkan kepalanya dan memalingkan wajahnya namun tangan Zeus menekan tengkuk Freya memperdalam ciumannya.

Zeus yg kesal karena Freya menutup mulutnya dengan sengaja menggit bibir bawah Freya hingga mengeluarkan darah.

Freya sontak membuka sedikit mulutnya, Zeus tidak menyia-nyiakan hal tersebut ia memasukkan lidahnya kedalam mulut Freya dan menari-nari disana.

Freya yg mulai kehabisan oksigen pun mencoba melepaskan tangannya dari cekalan Zeus namun ia tak kunjung berhasil.

Zeus yg mengerti seketika melepaskan ciumannya ia melihat terbentangnya benang saliva milik mereka berdua, Zeus yg melihat itu hanya menyeringai.

"akuh akan mengah..takan hal inih kepada om Argiano". Ucap Freya terengah-engah.

"coba saja". Tantang Zeus.

Zeus kembali menarik tangan Freya menuju ranjang dan membanting tubuh Freya diatas ranjang.

"apa yg kau lakukan lepaskan!" teriak Freya.

Srakkk!.. Zeus merobek baju Freya menjadi dua dan menjadikan baju Freya sebagai tali untuk mengikat kedua tangan Freya di kepala ranjang.

Freya yg melihat kedua tangannya diikat sebisa mungkin memberontak ia dapat memprediksi apa yg akan terjadi selanjutnya.

"kak.. Apa yg kau lakukan kita saudara". Mohon Freya.

"kemana Freya yg sok pemberani tadi?" ejek Zeus.

"kak... Maafkan aku, aku akan mengganti guci itu". Ucap Freya.

"kubilang tidak perlu, kau tidak akan mampu menggantikannya cukup jadi jalangku saja". Jawab Zeus.

"aku tidak mauu"

"nikmati saja sayang" sraakk Zeus kembali merobek dalaman Freya, kini bagian atas Freya tidak tertutup apapun hingga membuat Zeus dapat melihatnya dengan jelas.

"besar juga heh" ucap Zeus menampilkan seringainya.

Setelah mengatakan kalimat tersebut Zeus menampar payudara kanan Freya hingga membuat cetakan tangan Zeus menempel pada payudara Freya.

"akhh kakhh sakitt".

Zeus mendekatkan wajahnya pada payudara kiri Freya lalu menyusu seperti layaknya bayi, Zeus menggigit-gigit kecil payudara Freya.

"akkhh kakh sakitt jangan digigit". Kaget Freya saat Zeus dengan sengaja menggigit payudara Freya.


To be continue...

Vote and coment jangan lupa ya teman-teman kalo ada saran boleh banget!!🤗🤗💖💖
Jangan lupa kalau ada typo kalian coment aja yaa!! Aku akan berusaha memperbaikinyaa!😄😄








Freya's new brother (21+)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang