Chapter 06

3.1K 445 7
                                        

Jangan lupa vote dan komen.


Happy Reading

_____________________



Freen menatap dirinya didepan pantulan kaca, ia merapikan pakaiannya dan juga tidak lupa mengenakan parfum.

"Kau seperti anak muda yang ingin pergi berkencan saja."
Celetuk Lich melihat tindakan Freen.

"Tentu! Kau ingin mate kita tidak tertarik denganku?"
Tanya Freen yang tengah merapikan rambutnya.

"Kau tidak perlu berlebihan seperti ini Freen! Lebih baik kita pergi sekarang sebelum hari semakin malam."
Usul Lich wolf miliknya.

Freen langsung memutuskan mindlink nya, ia hanya ingin berduaan dengan Becky tanpa diganggu oleh wolf nya.

Sekarang ia sudah berada didalam mobil hitam miliknya, ia menyalakan mesin mobilnya dan pergi dari mansion tempatnya tinggal.

Selama di perjalanan ia merasakan perasaan yang tidak enak. "Kenapa sepi sekali?" Gumamnya seorang diri.

Ia menghentikan mobilnya tepat didepan rumah Becky, setelah itu ia keluar dari mobil dan mengetuk pintu rumah Becky.

Jericho yang membuka pintu terkejut melihat Freen, ia mengerutkan keningnya karena melihat pakaian wanita didepannya sangat rapi.

"Saya ingin mengajak Becky keluar."
Ucap Freen dengan tenang.

"Keluar?"
Richo mengulangi ucapan Freen dan melirik ke arah lain.

"Tenang saja, Becky akan aman bersama dengan saya."
Jelas Freen ketika sadar dengan raut wajah Richo.

"Yasudah lo masuk dulu, biar gue panggilkan Becky."
Ucap Richo mengajak Freen untuk masuk kedalam.

Freen mengikuti langkah Richo dari belakang, ia memutuskan untuk duduk di sofa ruang tamu dan menunggu Richo memanggil Becky.

Sedangkan Becky yang asik bermain ponsel dikamarnya terkejut mendengar ucapan kakaknya, ia tidak menyangka jika Freen benar-benar datang untuk mengajaknya pergi.

"Suruh tunggu sebentar kak, gue mau siap-siap dulu."
Ucap Becky langsung menutup pintu kamarnya kembali.

Richo menggelengkan kepalanya dengan pelan dan kembali mendatangi Freen yang berada di ruang tamu, ia duduk tidak jauh dari Freen.

"Lo yakin kalian akan baik-baik aja?"
Tanya Richo yang mengingat berita akhir-akhir ini.

"Tenang... Saya akan pastikan Becky baik-baik saja bersama saya."
Jawab Freen dengan yakin.

"Bisa gak kalau sama gue pakai lo gue aja? Gue kurang nyaman."
Pinta Richo menatap ke arah Freen.

"Akan sa- gue usahakan."
Ucap Freen yang hampir menyebutkan kata saya.

"Gue takut akhir-akhir banyak berita orang hilang misterius dan katanya akibat binatang buas."
Jelas Richo dengan wajah cemas.

Freen terdiam mendengar penjelas dari Richo, ia yakin penyebab utamanya bukan dari binatang buas.

"Gue akan pastikan Becky kembali sebelum jam 9 malam."
Cetus Freen membuat Richo sedikit merasa tenang.

"Lo kuliah?"
Tanya Richo kepada Freen.

Freen menggelengkan kepalanya, sedangkan Richo kembali bertanya.

"Atau kerja?"

Freen berpikir sebentar sebelum ia akhirnya menjawab. "Iya gue kerja."

Meet a Werewolf Girl (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang