Chapter 16

2.7K 353 21
                                        

Freen dan Becky kini sudah berada dirumah Becky, Freen ikut masuk dan melihat Becky dengan khawatir.

"Apa lebih baik kamu tinggal bersamaku aja babe?"
Ucap Freen tiba-tiba yang membuat Becky berhenti melangkah dan berbalik menatapnya.

"Maksud kamu apa?"
Tanya Becky.

"Aku merasa tidak bisa tenang jika kamu tinggal disini, kamu akan lebih aman jika tinggal bersamaku."
Ucap Freen lagi yang menjelaskan isi pikirannya.

Karena Becky diam, Freen akhirnya menjelaskan apa yang membuatnya khawatir kepada Becky, ia takut bangsa vampir datang dan menculik Becky lagi.

"Kamu yakin aku akan aman jika tinggal bersamamu?"
Becky menatap Freen dengan dalam.

Freen menganggukkan kepalanya dengan cepat, meskipun rumahnya jauh dari pemukiman, namun ia bisa menjamin tempatnya lebih aman.

"Kamu belum memaafkan Naura?"
Freen teringat tentang Naura.

"Dia tidak ada berbicara denganku."
Balas Becky sedikit merasa kesal.

"Mungkin dia masih trauma dengan kejadian waktu itu babe, kamu tau sendiri kan dia melihat kejadian itu didepan matanya."

Becky diam mendengar penjelasan Freen, ia sebenarnya tidak marah pada Naura, ia hanya merasa kesal karena daritadi Naura tidak mengajaknya berbicara.

"Aku tadi bertemu Naura didepan gerbang, dia yang bilang kepadaku kalau kamu diganggu pria."

Becky yang mendengar ucapan Freen langsung terkejut, ia berpikir Naura benar-benar sudah tidak peduli lagi kepada dirinya, namun ternyata pemikirannya tersebut salah.

"Nanti bicaralah dengannya, ayo aku bantu mengemas pakaianmu."

Freen melangkahkan kakinya duluan menuju kamar Becky, sedangkan Becky yang melihat Freen hanya menghela nafasnya dengan kasar, ia belum menerima tawaran Freen, namun wanita itu bahkan sudah mengajaknya untuk berkemas.

Mereka berkemas hampir setengah jam, Freen tersenyum ketika melihat 2 koper pakaian milik Becky, ia melirik Becky yang terlihat kelelahan.

"Kamu belum ganti pakaian?"
Tanya Freen yang baru sadar jika Becky masih mengenakan seragam sekolahnya.

"Nanti aja dirumah kamu."
Balas Becky sambil bangkit dan duduk dipinggir kasurnya.

"Sudah semuanya?"

Becky hanya menganggukkan kepalanya, ia melihat Freen membawa 2 koper tersebut keluar dari kamarnya, beberapa menit kemudian ia melihat Freen kembali.

"Mau mampir ke tempat Naura dulu?"
Tawar Freen yang sudah ikut duduk disamping Becky.

"Emm boleh deh."
Balas Becky sedikit kurang yakin.

Freen tersenyum mendengar jawaban Becky, ia mengulurkan tangannya dan membantu Becky untuk berdiri, mereka berjalan beriringan menuju mobilnya Freen.

Freen fokus mengemudikan mobilnya, sedangkan Becky memilih menyenderkan tubuhnya dengan mata yang terpejam.

Tidak terasa mereka sampai didepan rumah Naura, awalnya Freen ingin menemani Becky namun Becky memintanya untuk menunggu didalam mobil saja.

Freen melihat Becky sedang memencet bel, tidak lama pintu tersebut terbuka dan terlihatlah Naura yang sepertinya sedikit kaget dengan kedatangan Becky.

Meskipun didalam mobil, ia dapat mendengar pembicaraan Becky dan Naura diluar karena pendengarannya yang cukup tajam, bibirnya tersenyum tipis ketika melihat dua sahabat tersebut saling berpelukan.

Meet a Werewolf Girl (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang